Wanaloka.com – Penyakit kusta atau lepra termasuk penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini bersifat kronis menahun yang apabila tidak diobati sedari awal dapat menyebabkan cacat permanen pada stadium terminal.
Angka prevalensi penyakit kusta di beberapa daerah masih tinggi seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Sementara di DI Yogyakarta memiliki angka prevalensi paling rendah, tetapi hingga saat ini masih ditemukan penyakitnya.
“Setiap bulan saya mendapat pasien baru. Artinya, penularan penyakit itu masih terjadi terus di masyarakat,” ungkap Guru Besar Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM Prof. Hardyanto Soebono di Kampus UGM, Senin, 12 Januari 2026.
Baca juga: Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi
Perlu beberapa upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi penularan. Seperti memberikan edukasi yang terus dilakukan, terutama di daerah dengan indeks tinggi. Kemudian masyarakat melakukan deteksi dini untuk segala jenis penyakit agar dapat segera diobati.
Persediaan obat juga harus terus ada dan merata di seluruh daerah. Yang terpenting, masyarakat diimbau untuk menghilangkan stigma sosial yang menjadi salah satu penghambat pengobatan para penderita.
“Penyakit kusta seratus persen dapat disembuhkan apabila belum mengalami cacat permanen,” kata dia.
Baca juga: Jangan Sepelekan Kemasan Kaleng Makanan yang Penyok, Gembung dan Berkarat






Discussion about this post