Jumat, 9 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Represi di Pulau Rempang, Koalisi Masyarakat Sipil: Batalkan PSN Rempang Eco-City Batam

Kamis, 7 September 2023
A A
Bentrokan di Pulau Rempang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis, 7 September 2023, terkait proyek pembangunan kawasan Rempang Eco-City. Foto walhiriau.or.id.

Bentrokan di Pulau Rempang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis, 7 September 2023, terkait proyek pembangunan kawasan Rempang Eco-City. Foto walhiriau.or.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Atas peristiwa bentrokan di Pulau Rempang hari ini, solidaritan koalisi masyarakat sipil menolak kekerasan dan pembangunan kawasan Rempang Eco-City menuntut Presiden Joko Widodo untuk menghentikan dan membatalkan rencana pembangunan Kawasan Rempang Eco-City, tidak sekedar mengeluarkannya sebagai program strategis nasional;

Memastikan perlindungan dan pengakuan terhadap seluruh hak dasar masyarakat adat dan tempatan di 16 Kampung Melayu Tua di Rempang.

Baca Juga: Kisah 12 Perempuan Penguak Potensi Sumber Daya Laut Dibukukan

Memerintakan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk mencopot Kapolda Kepulauan Riau, Kapolres Barelang dan Komandan Pangkalan TNI AL Batam, memerintahkan audit menyeluruh kepada BP Batam terkait kepatuhan keuangan dan implemetasi prinsip HAM dalam seluruh proses dan perencanaan pembangunan.

Solidaritas koalisi masyarakat sipil menolak kekerasan dan pembangunan kawasan Rempang Eco-City berunsurkan Eksekutif Nasional Walhi, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), TuK Indonesia, Solidaritas Perempuan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI), Amnesty International Indonesia, Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia (PPNI), Indonesia for Global Justice (IGJ).

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB), Forum Masyarakat Penyelamat Pulau Mendol (FMPPM), Majelis Sastra Riau, Riau Women Working Group (RWWG), Gerakan Mahasiswa Melayu (GMM) Kepulauan Riau, Aliansi Pemuda Melayu, Wanapalhi, Mapala Suluh, Mapala Humendala.

Baca Juga: PLTU Suralaya Diklaim Penuhi Standar Pengelolaan Emisi

KPA EMC2, Jikalahari, Perkumpulan Elang, Senarai, AP2SI Riau, Lembaga Advokasi Lingkungan Hidup (LALH), Lembaga Kajian Hukum dan Demokrasi (LKHD), Laskar Penggiat Ekowisata (LPE) Riau, Alam Indonesia Riau (AIR), Perkumpulan Kaliptra Andalas.

Komunitas Seni Rumah Sunting, Taman Baca Masyarakat (TMB) Kota Pekanbaru, Walhi Aceh, Walhi Sumatera Utara, Walhi Sumatera Barat, Walhi Riau, Walhi Jambi, Walhi Sumatera Selatan, Walhi Bangka Belitung, Walhi Bengkulu.

Walhi Lampung, Walhi Jakarta, Walhi Jawa Barat, Walhi Jawa Tengah, Walhi Jawa Timur, Walhi Yogyakarta, Walhi Kalimantan Tengah, Walhi Kalimantan Timur, Walhi Kalimantan Selatan, Walhi Kalimantan Barat.

Baca Juga: Pramaditya Wicaksono, Guru Besar Termuda Peneliti Penginderaan Padang Lamun

Walhi Bali, Walhi Maluku Utara, Walhi Sulawesi Tengah, Walhi Sulawesi Barat, Walhi Sulawesi Selatan, Walhi Sulawesi Tenggara, Walhi Sulawesi Utara, Walhi Nusa Tenggara Barat, Walhi Nusa Tenggara Timur, Walhi Papua.

LBH Banda Aceh, LBH Medan, LBH Padang, LBH Palembang, LBH Bandar Lampung, LBH Jakarta, LBH Bandung, LBH Semarang, LBH Yogyakarta, LBH Surabaya.

LBH Bali, LBH Makassar, LBH Manado, LBH Papua, LBH Pekanbaru, LBH Palangkaraya, LBH Samarinda, LBH Kalimantan Barat Project Base, Jatam Sulteng, Yayasan Tanah Merdeka Sulteng.

Jatam Kaltim, Kontras, Komunitas SP Anging Mammiri Sulsel, Komunitas SP Sebay Lampung, Solidaritas Perempuan Mataram, Solidaritas Perempuan Palembang, dan Solidaritas Perempuan Palu. [WLC01]

Sumber: Walhi Riau

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kawasan Rempang Eco-CityProvinsi Kepulauan RiauPSNPulau Rempang Batamrepresi di Pulau RempangWalhi Riau

Editor

Next Post
Kepala Pusat K3L Unpad Dr. Teguh Husodo Foto unpad.ac.id.,

Teguh Husodo: Unpad Kelola Sampah Hulu ke Hilir Lebih Satu Dekade

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media