Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ringan dan Tahan Gempa, Kayu Jadi Material Konstruksi Masa Depan

Kayu potensial menjadi material konstruksi incaran masa depan karena ramah lingkungan dan mengurangi risiko gempa.

Jumat, 25 November 2022
A A
Ilustrasi konstruksi rumah dengan material kayu. Foto paulbr75/pixabay.com

Ilustrasi konstruksi rumah dengan material kayu. Foto paulbr75/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak awal 2021, pemanfaatan kayu mengalami peningkatan yang sangat tinggi. Menurut Technical Sales Consultant Rothoblaas, Mario Kurniadi, kayu kini menjadi material konstruksi bangunan dengan pertumbuhan pemanfaatan tertinggi ketimbang material lain seperti baja dan beton.

Prefabrikasi dan pemrosesan dengan otomasi menghasilkan peningkatan produktivitas dan peningkatan daya saing material kayu. Saat ini bahkan memungkinkan untuk menggunakan kolaborasi robot dalam untuk melakukan konstruksi produk kayu.

“Salah satu jenis produk kayu yang juga sering menjadi material konstruksi adalah Cross Laminated Timber (CLT),” jelas Mario saat menyampaikan dalam kuliah tamu bertopik topik “Potensi Material Kayu Sebagai Bahan Konstruksi Bangunan di Masa Depan” yang digelar Program Studi Arsitektur, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada April 2022.

Baca Juga: Ini Konsep Pemukiman Tahan Bencana di Wilayah Cincin Api

Apa itu CLT?

CLT adalah produk hasil olahan kayu dari hutan industri yang dipotong dengan ukuran tertentu dan disusun menjadi beberapa layer (lapisan) yang ditumpuk tegak lurus antar lapisannya. Cara itu agar lapisan-lapisan kayu memiliki kekuatan dan properti mekanikal yang sudah baik menjadi struktur di dinding dan lantai tanpa membutuhkan balok.

Penggabungan beberapa layer kayu ini juga telah memanfaatkan lem yang bebas formalin, yaitu formaldehyde free glue. Selain itu, kayu-kayu ini diproses pada mesin agar memiliki kekuatan antiair dan antirayap.

Baca Juga: Basoeki Hadimoeljono, Infrastruktur Tahan Gempa untuk Mitigasi Bencana

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: baja dan betonCross Laminated TimberHardwoodITBLVLmaterial kayumaterial konstruksi bangunanproduk kayuseismiktahan gempa

Editor

Next Post
Sumbar kirim rendang untuk korban gempa Cianjur. Foto ilustrasi sharonang | pixabay.com.

Sumbar Kirim Rendang 1,3 Ton untuk Korban Gempa Cianjur

Discussion about this post

TERKINI

  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Konferensi pers PCS 2026 bertema “Dekolonisasi Konservasi: Menegaskan Kedaulatan Rakyat atas Pengetahuan dan Tata Kelola Keanekaragaman Hayati di Indonesia” di GIK UGM, 1 September 2026. Foto Dok. PCS 2026.PCS 2026: Menjaga Keanekaragaman Hayati Tak Bisa Lepas dari Menjaga Masyarakat Adat
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media