Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sakit Jantung Butuh Biaya Tinggi, Cegah dengan Jalan Kaki

Penyakit jantung tak hanya banyak memakan korban, tetapi juga pengobatannya berbiaya tinggi. Padahal cara pencegahannya sangat murah.

Sabtu, 8 Oktober 2022
A A
Ilustrasi jantung. Foto geralt/pixabay.com

Ilustrasi jantung. Foto geralt/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Penyakit jantung juga dapat ditandai dengan kaki bengkak. Baik bengkak bilateral yang meliputi kaki kanan dan kaki kiri. Maupun bengkak unilateral, yakni bengkak salah satu kaki saja. Biasanya berkaitan dengan pembuluh darah yang terhambat.

Cegah dengan Aktif Bergerak

Ada dua faktor risiko penyakit jantung. Pertama, faktor risiko yang tidak dapat diubah, seperti berkaitan dengan genetik dan warisan orang tua. Antisipasinya adalah mencegah penyakit jantung muncul lebih cepat. Kedua, faktor risiko yang dapat diubah. Soal ini terkait dengan gaya hidup, seperti jarang berolah raga dan makan makanan tak sehat.

Rendra mencontohkan kemajuan teknologi yang memudahkan orang pesan makanan tanpa harus melakukan aktivitas, seperti jalan kaki untuk membeli. Makanan yang dipesan pun makanan instan.

“Kehidupan yang pasif menjadi faktor risiko munculnya penyakit jantung,” kata pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), Surabaya ini.

Aktif bergerak seperti melakukan jalan kaki 1.000 langkah, makan makanan sehat, dan tidak merokok adalah upaya pencegahan kemunculan penyakit jantung yang dilakukan.

Baca Juga: Waspadai Parkinson Akibat Hidup di Kawasan Limbah Industri

Budi juga berpesan agar masyarakat mencegah untuk tidak masuk rumah sakit karena sakit jantung. Lantaran selain mahal, masuk rumah sakit juga membuat kualitas hidup pasien menurun. Caranya adalah melakukan promotif preventif atau pencegahan dengan mengubah perilaku hidup menjadi lebih sehat.

“Mesti aktif. Banyak gerak dan pola makan yang baik,” kata Budi.

Lantaran penyakit jantung adalah jenis penyakit berbahaya, perlu dilakukan check-up rutin guna mengetahui kondisi kesehatan jantung. Terutama orang-orang yang memiliki faktor risiko tinggi.

“Jangan sampai Anda tidak tahu kesehatan jantung Anda. Anda harus aware bagaimana kondisi jantung dan bisa melakukan ikhtiar yang maksimal,” pesan Rendra. [WLC02]

Sumber: Kemenkes, Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 1.000 langkahaktif bergerakBPJS Kesehatanjalan kakikardiovaskularKemenkesmakan makanan sehatpenyakit jantungpenyakit jantung koronerUnair

Editor

Next Post
Ilustrasi dunia digital. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

BIN Ingatkan, Bencana Alam Dapat Mengancam Keamanan Negara

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media