Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sampah Meningkat 20 Persen, KLHK Gaungkan Ramadan Minim Sampah

Kamis, 6 April 2023
A A
Ilustrasi sampah organik. Foto Schlumpf98/pixabay.com.

Ilustrasi sampah organik. Foto Schlumpf98/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hayu Prabowo mengingatkan berbagai kerusakan di muka bumi yang telah disebabkan ulah manusia.

“Pendekatan gaya hidup reuse dan recycle sebagai bagian dari ekonomi sirkular mampu mencegah hal yang mubazir dan berlebih-lebihan,” kata Hayu.

Semisal menggunakan kembali plastik yang masih bisa dimanfaatkan. Juga mengolah sisa makanan menjadi pupuk organik.

Baca Juga: Gempadewa: Indonesia Tak Butuh Pemimpin yang Terapkan Konsinyasi

MUI juga telah menerbitkan berbagai buku kutbah yang dapat dijadikan media dakwah untuk panduan mengelola lingkungan hidup menurut Islam. MUI juga mendorong Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi) berbasis masjid. Maksudnya, masjid juga difungsikan menjadi pusat pembelajaran dalam pengelolaan sampah berbasis umat.

Melalui pemberdayaan masjid, pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi tersebut dapat disalurkan menjadi santunan, dukungan pendidikan, asuransi, pembangunan masjid dan berbagai kegiatan ibadah lainnya yang bermanfaat.

Koordinator Green Faith Indonesia dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Aisyiyah sekaligus Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Hening Parla menambahkan inisiatif Green Ramadan yang dikembangkan organisasinya mendorong peran perempuan muslim tentang pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan dimulai dari rumah.

Baca Juga: Mitigasi Konflik dengan Gajah, dari Konvensional hingga Teknologi

Perubahan-perubahan kecil di dalam pengelolaan sampah diharapkan dimulai sejak dari sumbernya agar mampu menghadirkan manfaat lebih besar. Selain itu juga menggaungkan Program Eco Takjil dan terus mengingatkan agar semua pihak dapat berkontribusi mengurangi sampah makanan selama Ramadan.

“Praktik menjaga bumi, kami yakini menjadi bagian penting dalam ajaran Islam sebagai rahmatan lil alamin,” kata Hening.

Baik Sinta, Hayu dan Hening bersepakat bahwa Indonesia harus dapat menjadi contoh bagi dunia Islam sebagai negara yang dapat mengelola sampah demi kemaslahatan umat dan planet bumi. Yakni dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah dan keluarga. Harapannya dapat memberi inspirasi dan keteladanan bagi masyarakat luas untuk memastikan lingkungan terjaga baik dengan cara mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bulan RamadanKLHKpengelolaan sampahRamadan Minim Sampahvolume timbulan sampah

Editor

Next Post
Ilustrasi gerhana Matahari. Foto Buddy_Nath/pixabay.com.

Inilah Riset Lintas Ilmu Momen Langka Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media