Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sejarah Observatorium Bosscha dalam Tiga Keping Perangko

Dalam waktu empat bulan, Dosen FSRD ITB mendesain tiga keping perangko bertema 100 Tahun Observatorium Bosscha.

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Desain perangko tentang 100 Tahun Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.

Desain perangko tentang 100 Tahun Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Akhirnya saya putuskan untuk menggambarkan sosoknya yang sedang menengadah ke langit,” ungkap Guntur usai acara Peringatan 100 Tahun Bosscha di Lembang.

Keping perangko kedua bercerita tentang peranan Observatorium Bosscha, terutama keunikannya karena berada di garis khatulistiwa sehingga bisa meneropong belahan bumi bagian selatan dan utara. Posisi inilah yang membuat Observatorium Bosscha memiliki banyak informasi penting tentang keastronomian dan diinformasikan ke seluruh dunia selama 100 tahun ini. Guntur memvisualkan dalam bentuk Galaksi Bimasakti.

Baca Juga: Ini Peran Para Pendiri dan Aneka Teleskop Observatorium Bosscha

Keping perangko ketiga tentang keeksisan observatorium itu ratusan tahun ke depan. Peran Observatorium Bosscha akan terus berlangsung sebagai pengembangan keilmuan astronomi dan kemanusiaan. Guntur mengilustrasikan dengan sosok genderless yang mengamati benda langit.

“Ilustrasi ini dimaksudkan perenungan akan sosok diri kita masing-masing dan mencoba memahami peran kita di alam semesta,” papar Guntur. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 100 Tahun Observatorium BosschaGalaksi Bimasaktigaris khatulistiwaITBObservatorium Bosschaperangko 100 Tahun Observatorium BosschaTriyadi Guntur Wiratmo

Editor

Next Post
Luka yang diderita Beruang madu (Helarctos malayanus) korban jerat di perkebunan yang berbatasan dengan hutan Taman Nasional Gunung Leuser di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto tangkap layar akun Instagram @bbtn_gunungleuser.

Dua Beruang Madu Korban Jerat di Perkebunan Sekitar TNGL Langkat

Discussion about this post

TERKINI

  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Konferensi pers PCS 2026 bertema “Dekolonisasi Konservasi: Menegaskan Kedaulatan Rakyat atas Pengetahuan dan Tata Kelola Keanekaragaman Hayati di Indonesia” di GIK UGM, 1 September 2026. Foto Dok. PCS 2026.PCS 2026: Menjaga Keanekaragaman Hayati Tak Bisa Lepas dari Menjaga Masyarakat Adat
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media