Koordinator Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami, BMKG, Daryono mengatakan, sudah 10 kali gempa susulan terjadi.
“Hasil monitoring BMKG hingga pagi ini tercatat 10 kali gempa susulan pasca gempa utama (mainshock),” tulis Daryono dalam akun media sosilanya.
Baca Juga: Libur Lebaran: Anak-anak Tak Perlu Tes Antigen, Masyarakat Diimbau Tak ke Luar Negeri
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa dengan magnitudo 5,2 terjadi pada Senin, 18 April 2022, pukul 10.04 WIB. Pusat gempa berada di darat pada koordinat 1.9 LU 127.83 BT, berjarak 26 kilomoter barat laut Tobelo (Ibu Kota Kabupaten Halmahera Utara).
Guncangan gempa magnitudo 5,2 dirasakan dalam intensitas skala IV MMI di Galela. BMKG mengilustrasikan, guncangan gempa skala IV MMI yakni, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Sementara di wilayah Tobelo guncangan gempa dirasakan dalam skala II hingga III MMI. [WLC01]
Discussion about this post