Rabu, 12 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tindak Lanjut Ratifikasi Paris Agreement, Produksi BBM Harus Ramah Lingkungan

Salah satu upaya untuk menurukan emisi gas rumah kaca adalah menggunakan energi ramah lingkungan. Bagaimana dengan BBM kita?

Kamis, 1 September 2022
A A
Ilustrasi pengisian BBM. Foto Skitterphoto/pixabay.com.

Ilustrasi pengisian BBM. Foto Skitterphoto/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Selain untuk meningkatkan produksi kilang, RDMP perlu dilakukan untuk meningkatkan flesibilitas kilang agar dapat memproses bukan hanya crude yang mahal. Melainkan juga dapat memproses crude-crude lain yang kadar sulfurnya tinggi dengan source lebih banyak di dunia.

Nicke menginformasikan, RDMP Kilang Balongan dan upgrading fleksibilty Kilang Cilacap sudah rampung dilakukan. Berikutnya adalah memproses dua kilang tersebut dengan crude yang sulfur kontennya tinggi dan lebih murah harganya.

Nicke memaparkan, kilang tersebut lebih fleksibel dalam memproses, juga menghasilkan produk-produk dengan nilai tambah yang tinggi. Sebelumnya memproduksi premium lebih banyak, kini memproduksi Pertamax (RON 92) lebih banyak.

Baca Juga: Pelarangan Ekspor Batu Bara Bukan Solusi, Harus Percepat Transisi Energi Terbarukan

“Volumenya sama, tapi beda dong harganya. Yang dihasilan kan RON yang beda. Dari aspek lingkungan juga lebih bersih,” tutur Nicke.

Kilang Balongan ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas dari 125.000 bph menjadi 150.000 bph. Sebetulnya mulai Mei 2022, produksi BBM jenis Pertamax meningkat 25.000 bph atau 9.125.000 barel tambahan per tahun.

“Dengan selesainya Kilang Balongan, kami berhasil menurunkan impor BBM sebesar 9.125.000 barel per tahun,” imbuh Nicke yang mengklaimnya sebagai kontribusi Pertamina dalam perbaikan defisit neraca perdagangan Indonesia. [WLC02]

Sumber: esdm.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBMGRKKementerian ESDMKilang Balongannilai oktan tinggiParis AgreementPertaminaRamah lingkungan

Editor

Next Post
Fosil gading gajah purba di Museum Banjarejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Foto Wanaloka.com.

Melihat Fosil Hewan Zaman Purba di Museum Banjarejo

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media