Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tren Energi Terbarukan, India akan Kurangi Impor Batu Bara Indonesia

India sebagai importir batu bara terbesar kedua dari Indonesia mulai meninggalkan energi fosil itu untuk beralih ke energi surya. Bagaimana dengan Indonesia?

Jumat, 23 September 2022
A A
Ilustrasi tenaga listrik energi surya. Foto mrganso/pixabay.com

Ilustrasi tenaga listrik energi surya. Foto mrganso/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan rancangan rencana ketenagalistrikan nasional (National Electricity Plan/NEP) India, ada penurunan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara pada 2030. PLTU batu bara dalam bauran pembangkit listrik di India akan menurun menjadi 50 persen pada 2030 dibandingkan kontribusi saat ini yang mencapai 70 persen.

Apabila berdasar laporan Bauran Kapasitas Pembangkitan Optimal Otoritas Listrik Pusat (Central Electricity Authority’s Optimal Generation Capacity Mix) yang dirilis 2020, ada peningkatan kapasitas pembangkit tenaga surya yang terpasang pada 2027, 2030, juga revisi penurunan kapasitas batubara terpasang.

“Ada tren global menunjukkan, dunia perlahan mengurangi ketergantungan pada batu bara,” kata Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, Aryanto Nugroho dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com, Kamis, 22 September 2022.

Baca Juga: IPCC: Krisis Iklim Memakan Korban Jiwa, Perbankan Harus Hentikan Pendanaan Batu Bara

Padahal India merupakan negara kedua setelah Cina yang menjadi tujuan ekspor batu bara Indonesia. Tercatat dalam Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), ada 97,5 juta ton batu bara yang diekspor ke sana pada 2020. Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Menurut Aryanto, pemerintah Indonesia harus serius mempersiapkan skenario melepaskan ketergantungan dari produsen sekaligus eksportir batu bara.

“Karena dunia akan meninggalkan energi fosil ini seiring dengan semakin terjangkaunya energi terbarukan,” tutur Aryanto.

Sebenarnya Indonesia telah lama mematok batas ekspor batu bara hingga 400 juta ton pada 2019 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Baca Juga: Pelarangan Ekspor Batu Bara Bukan Solusi, Harus Percepat Transisi Energi Terbarukan

“Sayangnya tidak diimplementasikan secara konsisten,” ungkaap Aryanto.

Dampak tidak dijalankannya pengendalian produksi sebagai amanat RUEN, berakibat pada sulitnya Indonesia lepas dari jebakan “volatility” ekonomi batu bara. Termasuk minim skenario mitigasi dari makin menurunnya permintaan global batu bara, juga terhambatnya transisi energi.

“Juga konsekuensi dari obral ekspor lebih banyak batu bara. Artinya terjadi bukaan lahan dan emisi yang besar dari aktivitas ekstraksi batu bara tersebut,” tegas Aryanto.

Peneliti Trend Asia, Andri Prasetiyo menambahkan manuver transisi energi di kawasan sebagaimana kebijakan ketenagalistrikan India harus menjadi sinyal penting. Pemerintah Indonesia harus segera menyusun peta jalan transisi energi berkeadilan dan memastikan implementasinya dari sisi hulu hingga hilir.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: batu baraenergi terbarukanIndiaIndonesiakebutuhan listrikPLTURencana Umum Energi NasionalRUENtenaga surya

Editor

Next Post
Aksi tunggal aktivis JCW, Baharuddin Kamba di Pengadilan Tipikor Yogyakarta untuk mendukung penetapan tersangka hakim agung MA, 23 September 2022. Foto dokumentasi pribadi

Hakim Agung Jadi Tersangka, Aktivis Menyapu 'Uang' di Pengadilan Tipikor Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media