Selasa, 11 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tutup Tahun 2021, UII Gelar Aksi Tanam Ribuan Pohon di Kampus dan Tanah Air

Sabtu, 1 Januari 2022
A A
Rektor UII Prof. Fathul Wahid menanam pohon. Aksi tanam pohon digelar sivitas UII di penghujung tahun 2021 dalam program Gerakan UII Bumi Lestari. Foto Ist

Rektor UII Prof. Fathul Wahid menanam pohon. Aksi tanam pohon digelar sivitas UII di penghujung tahun 2021 dalam program Gerakan UII Bumi Lestari. Foto Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara Gerakan UII Bumi Lestari merupakan ikhtiar berkelanjutan dari kampus tertua di Indonesia ini. Eksistensi dalam merespon penanganan isu global, krisis energi, perubahan iklim, dan lainnya merupakan wujud komitmen yang coba digelorakan oleh Rektor UII Prof. Fathul Wahid. Eksploitasi lingkungan yang berlebihan hampir pasti diketahui akibat ulah tangan manusia.

“Kami semua bisa jadi turut andil dalam permasalahan lingkungan,” tutur Fathul.

Dampak yang ada akibat pengrusakan lingkungan dinilai telah menjadi konsekuensi. Untuk itu, Fathul mencoba berinovasi dalam mewujudkan kampus yang lebih ramah lingkungan. Proses pembangunan kampus salah satunya. Konsep dan prioritas ruang hijau menjadi bukti ikhtiarnya.

“Penghijauan ini bukanlah tanpa sebab. Kedekatan diri dengan lingkungan membuat orang tidak kesepian,” kata Fathul mengutip sebuah survei.

Upaya lain dari UII untuk mendukung program ramah lingkungan adalah menggerakkan digitalisasi untuk mengurangi penggunaan sumber daya yang tidak ramah lingkungan. Melalui digitalisasi, penggunaan kertas ketika rapat semakin berkurang karena dokumen lebih kerap dibagikan secara digital.

“Digitalisasi sangat membantu untuk menegaskan akan kesadaran lingkungan kita,” papar Fathul, dilansir dari laman UII.

Aksi lainnya adalah pembuatan embung yang dikerjakan secara kolektif bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu.

“Semoga menjadi pintu kebaikan di masa yang akan datang. Ini ikhtiar kecil kami. Mudah-mudahan bumi seimbang dan terdapat ekosistem baru serta berkelanjutan ke depannya,” harap Fathul. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kabupaten Slemantanam pohonUIIYogyakarta

Editor

Next Post
Kampoeng Cyber di Kota Yogyakarta. Foto Wanaloka.com

Kisah Mark Zuckerberg hingga Raja Belanda Blusukkan ke Kampoeng Cyber

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media