Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Varian Virus Influenza Berbeda, Respons Kekebalan Tubuh Berpotensi Lambat

Virus influenza patut untuk diwaspadai karena virus ini memiliki potensi untuk berevolusi yang sangat dinamis, memiliki kemampuan bermutasi, melakukan rekombinasi, dan percampuran genetik antar varian dengan cepat.

Senin, 27 Oktober 2025
A A
Ilustrasi ramuan pereda influenza. Foto fotoblend/pixabay.com.

Ilustrasi ramuan pereda influenza. Foto fotoblend/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kasus influenza mengalami lonjakan cukup signifikan dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Oktober 2025, perbandingan pasien positif influenza pada pekan ke-40 mencapai prosentase 55 persen.

Mobilitas masyarakat yang kembali tinggi pascapandemi Covid-19 dan dampak perubahan musim dapat memengaruhi pola penyebaran penyakit yang menjadi faktor peningkatan risiko penularan influenza.

Namun virus influenza yang datang belakangan ini, menurut Guru Besar Mikrobiologi Klinik UGM, Prof. Tri Wibawa adalah varian yang berbeda dari sebelumnya. Ada potensi kekebalan tubuh tidak lagi mengenalinya, sehingga kekebalan tubuh terlambat untuk merespon dan tidak dapat melindungi lagi.

Baca juga: Mitigasi Kebakaran Lahan Gambut Lewat Pendekatan Ekohidrologi

“Penurunan efektivitas kekebalan ini terjadi melalui mekanisme yang dikenal dengan antigenic drift dan antigenic shift,” jelas Tri, Senin, 27 Oktober 2025.

Virus influenza patut untuk diwaspadai karena virus ini memiliki potensi untuk berevolusi yang sangat dinamis, memiliki kemampuan bermutasi, melakukan rekombinasi, dan percampuran genetik antar varian dengan cepat. Kondisi tersebut menyebabkan kemunculan varian baru dengan konsekuensi menurunkan efektivitas kekebalan populasi, baik yang berasal dari vaksin maupun infeksi alami sebelumnya.

Sementara respons kekebalan tubuh manusia setiap orang berbeda yang bekerja berdasarkan pengenalan terhadap komponen dari virus yang pernah masuk ke dalam tubuh.

Baca juga: Walhi Yogyakarta Desak DIY Tolak Proyek PSEL yang Meningkatkan Degradasi Lingkungan di Piyungan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19vaksin influenzavarian virusvirus influenza

Editor

Next Post
Interaksi wisatawan mancanegara dengan gajah kawasan ekowisata Tangkahan yang berada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Dok. Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Hutan Ulu Masen di Aceh Jadi Lokasi Riset Aksi Atasi Konflik Gajah dan Manusia

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media