Minggu, 13 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Walhi Babel Desak Menteri ESDM Cabut Izin Tambang di Pesisir Laut Batu Beriga

Penetapan pola ruang untuk pertambangan timah di pesisir laut Batu Beriga adalah kebijakan keliru. IUP semestinya dicabut.

Minggu, 12 Mei 2024
A A
Acara sedekah laut di Pantai Batu Panjang, Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Ahad, 12 Mei 2024. Foto Walhi Babel.

Acara sedekah laut di Pantai Batu Panjang, Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Ahad, 12 Mei 2024. Foto Walhi Babel.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Hingga Sepekan Kabupaten Konawe Utara Masih Dilanda Banjir

Tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, aktvitas penambangan juga terus memakan korban. Berdasarkan data kompilasi Walhi Kepulauan Bangka Belitung, sepanjang 2021-2024, ada 31 orang tewas akibat kecelakaan tambang dan 22 orang mengalami luka-luka.

Selanjutnya, ribuan kolong yang belum direklamasi juga terus memakan korban. Sepanjang tahun 2021-2024, tercatat ada 23 kasus tenggelam di kolong. Dari 17 korban yang tewas, 14 di antaranya merupakan anak-anak hingga remaja dengan rentang usia 7-20 tahun.

Hingga saat ini, di Kepulauan Bangka Belitung, ada ribuan kolong yang belum direklamasi. Tercatat tahun 2018, jumlah kolong yang tersebar di semua wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terdiri atas 12.607 kolong dengan total luasan 15.579,747 hektare.

Baca Juga: Bencana Alam Luwu, Akses Darat Terbuka Logistik Dipasok ke Desa-desa di Latimojong

“Analisis kami, jika struktur ruang di Kepulauan Bangka Belitung masih didominasi sektor pertambangan, maka semakin membuka peluang korupsi sumber daya alam. Eksploitasi tambang timah akan memperluas kerusakan lingkungan, menambah korban jiwa, serta mempertajam konflik horizontal akibat fragmentasi masyarakat,” papar Hafiz.

Dia menegaskan pentingnya mengevaluasi seluruh perizinan pertambangan timah dengan mengeluarkan kebijakan moratorium tambang. Selain itu, transformasi tata ruang yang berkeadilan dan berkelanjutan harus menjadi agenda utama sebagai upaya pemulihan lingkungan di Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara sedekah laut merupakan sebuah kesadaran akan keberlanjutan ekosistem laut, tanggung jawab terhadap lingkungan, dan wujud kepedulian terhadap sesama. Mengingat kerusakan ekosistem terestrial terus terjadi, sehingga laut menjadi harapan bagi masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. Selama ratusan tahun wilayah pesisir-laut dimanfaatkan secara arif dan lestari.

“Praktik penghormatan terhadap laut juga tercermin dari ritual sedekah laut di Batu Beriga,” kata Hafiz. [WLC02]

Sumber: Walhi Kepulauan Bangka Belitung

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kementerian ESDMPantai Batu Panjangpertambangan timahpesisir laut Batu Berigasedekah lautWalhi Kepulauan Bangka Belitung

Editor

Next Post
Episenter gempa wilayah Pantai Utara Bolmong (Bolaang Mongondow), Sulawesi Utara dengan magnitudo 5,6 pada Senin, 13 Mei 2024. Foto Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Ini Pemicu Gempa Bolmong Sulut 5,8 Magnitudo Dirasakan Skala IV MMI

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media