Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Waspada Kanker Payudara Bagi Perempuan Usia 12 dan 55 Tahun, Ini Alasannya

Persoalan penderita kanker payudara tinggi karena terlambat mengenali faktor risiko dan terlambat melakukan deteksi dini.

Minggu, 25 September 2022
A A
Ilustrasi ikon kepedulian kanker payudara. Foto marijana1/pixabay.com

Ilustrasi ikon kepedulian kanker payudara. Foto marijana1/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Ini Beda Penyebab Kanker pada Anak dan Orang Dewasa

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi antara lain perempuaan yang berusia lebih dari 50 tahun, memiliki riwayat kanker di keluarga, dan mutasi genetik. Selain itu, usia saat mens pertama dan menopause juga mempengaruhi.

“Perempuan yang mens pertama di bawah 12 tahun dan menopause di atas 55 tahun memiliki risiko tinggi mengidap kanker payudara,” ungkap Notariana.

Sedangkan faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah tidak melahirkan, tidak menyusui, obesitas, dan kontrasepsi hormonal. Selain itu, perempuan yang melahirkan anak pertama di atas usia 30 tahun juga berisiko terkena kanker payudara.

Rutin Deteksi Dini

Deteksi dini kanker payudara perlu dilakukan agar deteksi tidak terlambat. Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan melalui dua cara, yakni pemeriksaan payudara sendiri (sadari) dan pemeriksaan payudara klinis (sadanis). Tindakan sadari yang tepat dilakukan pada hari ke tujuh dari mens pertama tiap bulan. Sadari untuk perempuan yang sudah menopause dilakukaan tanggal yang sama setiap bulan.

Baca Juga: Deteksi Dini Kanker Payudara Dapat Menekan 43 Persen Kematian

Sedangkan sadanis dapat dilakukan dengan cara berkonsultasi ke dokter serta melakukan pemeriksaan radiologi. Ada tiga pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan, yakni mamografi, USG, dan MRI. Ketiga jenis pemeriksaan radiologi tersebut rata-rata sudah tersedia di rumah-rumah sakit besar.

“Dua cara deteksi dini penyakit kanker payudara tersebut dapat dipilih salah satu,” kata Notariana.

Namun ia menganjurkan agar perempuan yang memiliki riwayat kanker payudara di keluarganya dapat memeriksakan dirinya lebih awal ke dokter. [WLC02]

Sumber: UNS

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: deteksi dini kanker payudarakankerkanker payudaramenopausemens pertamapemeriksaan payudara klinispemeriksaan payudara sendiristadium lanjutUNS

Editor

Next Post
Ritual rasulan untuk konservasi air yang dilakukan Komunitas Resan Gunungkidul, Juli 2022. Foto ugm.ac.id

Gerakan Konservasi Air Komunitas Resan Gunungkidul Dilirik Mahasiswa UGM

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media