Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

World Energy Outlook 2022: Perang Rusia – Ukraina Percepat Transisi Energi

Ada peluang positif dari Perang Rusia-Ukraina. Bahwa negara-negara dunia tak lagi bergantung pada energi fosil batu bara.

Sabtu, 29 Oktober 2022
A A
Ilustrasi tenaga listrik tenaga angin dengan baling-baling. Foto meineresterampe/pixabay.com

Ilustrasi tenaga listrik tenaga angin dengan baling-baling. Foto meineresterampe/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Laporan WEO 2022 juga memproyeksikan peningkatan permintaan energi di seluruh dunia. Di Asia Tenggara, pertumbuhan permintaan energi rata-rata tahunan lebih dari 3 persen dibanding 2021 hingga 2030 dengan batu bara terus mendominasi sektor kelistrikan. Namun, dengan implementasi penuh dari janji yang telah diumumkan pemerintah negara-negara di kawasan, terutama Indonesia yang ingin menghentikan PLTU batu bara pada 2050, penggunaan batu bara di sektor ketenagalistrikan turun lebih dari setengah pada 2050. Energi terbarukan cepat menjadi sumber pembangkit listrik terbesar.

Baca Juga: Misteri Gunung Api

“Perjalanan menuju sistem energi yang lebih aman dan berkelanjutan mungkin tidak mulus. Tetapi krisis energi global saat ini memperjelas mengapa kita perlu terus maju,” kata Birol.

Analis energi dari Lembaga Pemikir Iklim dan Energi (Ember) Achmed Shahram Edianto mengatakan, laporan WEO 2022 mempertegas kenaikan permintaan batu bara global di sektor ketenagalistrikan hanya bersifat sementara. Porsi pembangkitan listrik batu bara (unabated coal) akan terus mengalami penurunan.

Baca Juga: Covid-19 Terus Bermutasi, Masyarakat Jangan Khawatir Berlebihan

“Walaupun krisis energi telah mengurangi perhatian dunia terhadap krisis iklim, tapi jawaban untuk mengatasi keduanya ternyata sama. Transisi menuju energi bersih,” tegas Achmed.

Analis energi dari Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA), Putra Adhiguna menambahkan, peran gas sebagai jembatan transisi energi dalam tekanan besar. Dengan terpinggirkannya Rusia sebagai eksportir gas raksasa ke Eropa, dorongan untuk memendekkan jembatan ini akan semakin menguat. Volatitas harga menyulitkan negara-negara berkembang importir LNG (gas cair) dalam berkompetisi dengan pasar-pasar besar. Kondisi ini turut menekan reputasi gas sebagai energi yang kerap menjanjikan opsi energi yang ‘affordable and reliable’.”

Baca Juga: Prakicu Yogyakarta Hari Ini Cerah Sedikit Mendung

“Indonesia masih memiliki cadangan gas yang bisa bertahan beberapa dekade, tapi harus berhati-hati mendorong penggunaan gas besar-besaran dengan ‘harga semu’. Melindungi pembangkit listrik dan industri dengan harga semu yang ditopang pemerintah hanyalah landas pacu yang harus digunakan dengan baik,” papar Putra.

Para pakar bersepakat, dampak perang Rusia-Ukraina strategis bagi Indonesia untuk percepat transisi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: International Energy Agencykrisis energi globalLNGnet zero emissionsperang Rusia-UkrainaPLTU batu baraWorld Energy Outlook 2022

Editor

Next Post
Ilustrasi tempe goreng. Foto dyahahsina/pixabay.com

Google Doodle Peringati Setahun Tempe Mendoan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Discussion about this post

TERKINI

  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media