Rabu, 9 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

3 Gempa Jenis Dangkal Guncang Kepulauan Yapen Papua

Minggu, 17 April 2022
A A
Pusat gemppa magnitudo 5,8 di Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, pada Minggu, 17 April 2022, pukul 12.49 WIB. Foto tangkap layar bmkg.go.id

Pusat gemppa magnitudo 5,8 di Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, pada Minggu, 17 April 2022, pukul 12.49 WIB. Foto tangkap layar bmkg.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tiga gempa jenis dangkal dengan magnitudo hingga 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, pada Minggu, 17 April 2022. Gempa yang berpusat di laut itu terjadi sejak pukul 12.49 WIB hingga pukul 18.32 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa pertama terjadi sekitar pukul 12.49 WIB, dengan Magnitudo 5,8. BMKG menjelaskan, episentrum gempa berada di koordinat 1.24 LS 137.04 BT (111 kilometer timur laut Kepulauan Yapen), dengan kedalaman gempa di 10 kilometer.

Guncangan gempa ini dirasakan dalam intensitas skala II MMI (Modified Mercalli Intensity), yang diilustrasikan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, hingga skala III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca Juga: Belajar dari Klaim Reog oleh Negara Lain, Begini Pengajuan Warisan Budaya ke Unesco

Gempa pertama di Kepulauan Yapen tersebut dirasakan dalam skala III MMI di Kota Serui, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Yapen. Guncangan gempa 5,8  di Kepulauan Yapen juga dirasakan dalam skala II hingga III MMI di wilayah Biak.

Gempa kedua terjadi pukul 18.17 WIB, dengan magnitudo 5,1 yang berpusat di koordinat 1.3 LS 137.01 BT   5.1 (105 kilometer timur laut Kepulauan Yapen), dengan kedalaman gempa di 10 kilometer. Guncangan gempa susulan ini dirasakan dalam intensitas skala II hingga III MMI di wilayah Biak.

Gempa kembali terjadi pada pukul 18.32 WIB, dengan magnitudo 5. BMKG menyebutkan pusat gempa berada di 1.29 LS 137.01 BT atau 106 kilomter timur laut Kepulauan Yapen, di kedalaman 10 kilometer. Gempa ketiga ini dirasakan dalam skala II hingga III MMI di wilayah Biak.

Baca Juga: Anak 8 Tahun Terseret Longsor di Sukaresmi Bandung Barat

Koordinator Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami, BMKG, Daryono mengungkapkan, episentrum rentetan gempa di Kepulauan Yapen berdekatan dengan gempa dahsyat magnitudo 8,2 memicu tsunami pada 1996.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempagempa dangkalGempa Kepulauan Yapengempa Sumbawagempa terkiniKepulauan YapenProvinsi Nusa Tenggara BaratProvinsi Papua

Editor

Next Post
Letusan Gunung Anak Krakatau pada Minggu malam, 17 April 2022, pukul 21.15 WIB. Foto tangkap layar magma.esdm.go.id

Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media