Kamis, 28 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

8 Kali Keguguran, Badak Sumatra di TN Way Kambas Ini Akhirnya Berhasil Melahirkan

Upaya keras Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas dalam mengembangbiakan Badak sumatra, terkhusus pada badak Rosa yang mengalami gangguan rahim, akhirnya membuahkan kabar gembira.

Senin, 28 Maret 2022
A A
Badak sumatra dan anaknya di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung. Foto ppid.menlhk.go.id.

Badak sumatra dan anaknya di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Badak Rosa diketahui bunting sejak Desember 2020, dan masa mengandung untuk satwa mamalia ini sekitar 476 hari.

Baca Juga: Peringati Hari Meteorologi Sedunia, Sekjen PBB Sebut Ulah Manusia Dampak Iklim Semakin Buruk

Ketua Tim Dokter Hewan SRS TNWK, drh. Zulfi Arsan menjelaskan, selama masa bunting, badak Rosa mendapatkan pemberian tambahan hormon penguat janin hingga menjelang masa melahirkan, serta pemeriksaan kesehatan kebuntingan secara rutin dengan menggunakan alat Ultrasonografi (USG).

Di samping itu, sebut ZulfiArsan, pemberian pakan yang baik dan cukup, serta pemantauan perilaku juga dilakukan untuk mendukung kebuntingan ini.

Menurut Zulfi Arsan, tanda-tanda badak Rosa melahirkan terlihat pada Kamis, 24 Maret 2022, pukul 09.00 WIB.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem,  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno menyatakan, kelahiran anak Badak sumatra ini kabar gembira di tengah upaya Indonesia meningkatkan populasi badak.

Baca Juga: Sukses Invensi Mesin Sangrai Kopi, BRIN Lirik Teknologi Fermentasi ‘Mutiara Hitam’

“Kelahiran Badak sumatera ini merupakan sebuah kabar gembira di tengah upaya Pemerintah Indonesia dan mitra kerja meningkatkan populasi badak sumatera. Kita menaruh harapan untuk dapat terus mendapat kabar bahagia dari kelahiran-kelahiran Badak sumatera lainnya di masa depan,” kata Wiratno, dilansir dari laman ppid.menlhk.go.id, Senin, 28 Maret 2022.

Wiratno menyampaikan terima kasih mendalam atas kerja tim dokter hewan dan para perawat yang terus-menerus mengawasi perkembangan kebuntingan badak Rosa hingga perawatan pasca persalinannya.

Kepala Balai TNWK Kuswandono menyebutkan, enam tahun lalu badak Ratu (induk badak Andatu) juga telah melahirkan anak badak betina yang diberinama Delilah.

Baca Juga: Manusia hingga Parasit Jadi Penyebab Gajah Sumatera Hampir Punah

Dengan kelahiran anak badak Rosa ini, kata Kuswandono, bukti SRS TNWK berhasil mengembangbiakan Badak sumatra.

“Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas adalah satu-satunya tempat pengembangbiakan Badak sumatera secara alami dengan dukungan teknologi serta kolaborasi keahlian, baik dari dalam dan luar negeri,” ujar Kuswandoni.

SRS TNWK ini diresmikan pada 1998, hasil kerja sama Balai TNWK, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan YABI, bertujuan mengembangbiakan populasi satwa mamalia Badak sumatra, yang terancam punah. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badak sumatraFibroid rahimKementerian LHKsatwa dilindungisatwa terancam punahSuaka Rhino SumateraTaman Nasional Way Kambas

Editor

Next Post
Prof. Lailan Syaufina. Foto ipb.ac.id.

Lailan Syaufina: Kebakaran Hutan dan Lahan Menurun Tajam, Diduga Akibat Covid-19

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media