Kamis, 19 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Anak-anak Wadas Alami Trauma, Aliansi PKTA: Jangan Libatkan Anak dalam Konflik

Jumat, 11 Februari 2022
A A
Ilustrasi anak dan orang dewasa. Foto skalekar1992/pixabay.com.

Ilustrasi anak dan orang dewasa. Foto skalekar1992/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Di antara 67 orang yang ditangkap dalam tindak kekerasan dan intimidasi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, 13 orang di antaranya adalah anak-anak. Mereka berusia 15-17 tahun yang ditangkap aparat kepolisian yang masuk Wadas dengan dalih mengamankan proses pengukuran lahan untuk penambangan batuan andesit oleh petugas BPN.

“Mereka mengalami ketakutan yang luar biasa,” kata relawan pendamping dari Solidaritas Perempuan (SP) Kinasih yang enggan disebut namanya dalam konferensi pers secara daring pascapenangkapan, Kamis, 10 Februari 2022.

Kedatangan ratusan aparat kepolisian berseragam dan bersenjata lengkap maupun berpakaian preman membuat anak-anak lain ketakutan. Apalagi mereka datang dengan truk-truk polisi, mobil patroli, maupun sepeda motor. Tindak kekerasan pada hari itu menyisakan trauma bagi anak-anak Wadas.

Baca Juga: Konflik di Desa Wadas, Komnas HAM: Lepaskan Warga, Tunda Pengukuran Lahan, Tarik Aparat dari Desa

“Anak-anak lihat mobil polisi saja ketakutan. Polisi menangkap tak pandang bulu. Anak-anak hingga lansia. Itu membuat anak-anak lainnya tak aman,” papar relawan SP Kinasih.

Aliansi Penghapusan Kekerasan terhadap Anak (PKTA) bersama Jaringan Aksi dan Indonesia Joining Forces (IJF) menyatakan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Apalagi dalam pengerahan aparat bersenjata dan tindak kekerasan itu ada indikasi memberi dampak ketakutan, tekanan psikologis atau traumatis terhadap anak-anak yang menyaksikan. Begitu pun terhadap anak-anak yang langsung terdampak, ditangkap, atau orang tua mereka mengalami kekerasan dan penangkapan.

“Jadi hentikan segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap warga Wadas. Karena itu berdampak langsung dan tidak langsung terhadap anak-anak di sana,” kata Ketua Presidium Aksi PKTA, Sigit Wacono dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com, Jumat, 11 Februari 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: anak-anak WadasDesa WadasP2TP2Apenambangan batu andesit Desa WadaspsikososialSP KinasihtraumaUPTD PPA

Editor

Next Post
Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Tiga Harimau Sumatra dari Induk Korban Konflik dengan Manusia Lahir di Sanctuary Barumun

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media