Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Awas Banjir Susulan, Bencana Hidrometeorologi di Kota Manado Menelan Korban Jiwa

Sabtu, 28 Januari 2023
A A
Bencana hidrometeorologi di Kota Manado, Sulawesi Utara pada Jumat, 27 Januari 2023, menelan satu korban jiwa. Foto tangkap layar dokumen BPNB, petugas mengevakuasi warga terdampak longsor dan banjir.

Bencana hidrometeorologi di Kota Manado, Sulawesi Utara pada Jumat, 27 Januari 2023, menelan satu korban jiwa. Foto tangkap layar dokumen BPNB, petugas mengevakuasi warga terdampak longsor dan banjir.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Chusnul Arif: Metode SRI, Budidaya Padi Hemat Air dan Mengurangi Emisi

Dampak bencana yang terjadi, sebut Muhari, 33 unit rumah warga terdampak tanah longsor. “Namun pihak BPBD belum merinci tingkat dampak kerusakan,” kata Muhari.

Upaya penanggulangan bencana dan evakuasi warga terus dilakukan BPBD bersaman instansi terkait. Menurut Muhari, kebutuhan sementara yang sangat diperlukan warga terdampak, antara lain matras, selimut, pakaian, family kits dan makanan siap saji.

Berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terdapat tujuh kecamatan di Kota Manado yang memiliki potensi gerakan tanah kategori menengah hingga tinggi untuk periode Januari 2023. Potensi gerakan tanah menengah meliputi, Kecamatan Paal Dua, Singkul, Wanea dan Tumiting. Sedangkan Kecamatan Bunaken masuk kategori potensi menengah hingga tinggi.

Baca Juga: Peluncuran Portal I-LEAD Berisi Putusan Hukum Kasus Lingkungan di Indonesia

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga mengantisipasi terjadinya banjir susulan di masa puncak musim hujan. Berdasarkan prakiraan cuaca, kata Muhari, wilayah Kota Manado pada Sabtu, 28 Janauri 2023, masih berpeluang hujan ringan hingga hujan petir.

“Pemerintah daerah dan warga diharapkan tetap waspada dan siap siaga mengingat secara umum kita masih berada pada periode puncak musim hujan. Antisipasi bahaya banjir susulan yang dapat diperburuk dengan intensitas hujan yang masih mungkin berlanjut. Lakukan evakuasi mandiri dengan aman atau dengan bantuan petugas setempat. Di samping itu, warga yang tinggal di dekat tebing atau bukit agar berinisiatif melakukan evakuasi mandiri apabila di wilayahnya diguyur hujan lebat dengan durasi lama,” pungkas Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir Kota ManadoBencana Hidrometeorologi Kota Manadogerakan tanah di Kota Manadohujan lebatKota Manadolongsor di Kota ManadoProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Dokter spesialis endokrin RSA UGM, Ali Baswedan. Foto databaseidionline.org.

Ali Baswedan: Cegah Hipertensi dengan Stop Konsumsi Sumber Garam

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media