Jumat, 22 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Bencana Sukabumi Rumah Hancur 129 Keluarga Direlokasi Sementara

Minggu, 15 Desember 2024
A A
Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan bantuan logistik kebutuhan penyintas bencana Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan bantuan logistik kebutuhan penyintas bencana Sukabumi, Jawa Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak bencana Sukabumi, Jawa Barat, yang terjadi pada 4 Desember 2024, memaksa 129 kepala keluarga harus direlokasi sementara, sebab banjir bandang dan longsor menghancurkan rumah keluarga tersebut. Keberadaan rumah dari 129 kepala keluarga itu, berada di lokasi rawan bencana

“Kami sedang mengidentifikasi beberapa opsi lahan relokasi, baik yang berasal dari lahan milik pemerintah provinsi dan daerah, maupun lahan swasta yang akan dibeli oleh pemerintah. Selain itu, kami juga akan membahas kemungkinan penggunaan lahan perhutani untuk relokasi warga terdampak bencana,” kata Kepala BNPB Suharyanto.

Suharyanto menyebutkan, sebanyak 2.500 penduduk harus segera direlokasi demi keselamatan mereka. Proses relokasi membutuhkan penataan lahan yang matang, baik dari lahan milik pemerintah maupun swasta.

Baca Juga: Bencana Alam Indonesia hingga Periode Desember 2024 Menewaskan 469 Penduduk

Hal ini ditegaskan Kepala BNPB saat kembali meninjau keberadaan para penyintas bencana Sukabumi di pos pengungsian Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

Dalam peninjauan itu, Suharyanto memastikan memastikan kebutuhan dasar untuk pengungsi terpenuhi, dan proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Kami hadir di sini untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan para pengungsi, serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ungkap Suharyanto saat berdialog dengan para penyintas bencana Sukabumi, Jumat, 13 Desember 2024.

Penanganan dampak banjir bandang dan longsor Sukabumi, Suharyanto menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai instansi dan masyarakat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang dan Longsor SukabumiBencana SukabumiKabupaten SukabumiProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Pusat gempa tektonik dangkal di Laut Banda, Pantai Selatan Maluku Tengah, Maluku pada Senin, 16 Desember 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter BMKG.

Hari Ini Perairan Laut Indonesia Diguncang Tiga Gempa Tektonik Dangkal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media