Kamis, 2 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Ingatkan Lagi Ancaman Gempa Megathrust di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi

Sabtu, 30 Juli 2022
A A
Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa bumi di Pantai Cilacap, 27 Juli 2022. Foto bmkg.go.id

Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa bumi di Pantai Cilacap, 27 Juli 2022. Foto bmkg.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

“Semua harus sudah dipersiapkan secara matang,” tegas Dwikorita.

Apalagi, wilayah pantai di Cilacap merupakan kawasan padat penduduk, termasuk kantor pemerintahan, pusat perekonomian, dan lain sebagainya.

“Tanpa sistem mitigasi dan peringatan dini yang andal, dampak ikutan dari gempa dan tsunami di kawasan industri berpotensi memperparah intensitas kerusakan yang diakibatkan,” tegas Dwikorita.

Keterlibatan pihak swasta di kawasan industri Cilacap juga diharapkan ikut serta menguatkan Sistem Peringatan Dini Daerah yang telah dibangun dengan swadaya masyarakat yang jumlahnya masih terbatas.

Baca Juga: Hiu Paus Totol Berat 1 Ton Mati Terdampar di Sungai Bogowonto

“Mengingat kawasan industri dan perekonomian di Pantai Cilacap juga masuk dalam zona rawan gempa dan tsunami, tentunya pihak swasta dan industri harus bersiap pula dengan menguatkan Sistem Peringatan Dini di kawasan industri tersebut,” imbuh Dwikorita.

BMKG bekerja sama dengan pemerintah daerah, BNPB dan BPBD serta multi pihak terkait, rutin menggelar SLG di titik-titik rawan gempa bumi dan tsunami. SLG dinilai sangat bermanfaat untuk memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah untuk mengelola risiko dan bencana.

Sejak 2021, pelaksanaan workshop SLG fokus pada edukasi gempabumi dan tsunami. Sekaligus menjadi wadah BMKG bersama masyarakat atau komunitas untuk membentuk Masyarakat Siaga Tsunami (Tsunami Ready Community) untuk menguatkan Ketangguhan Desa Tangguh Bencana (DESTANA).

Baca Juga: Terjadi Gempa Letusan, Status Gunung Raung Naik Jadi Waspada

Selain itu, BMKG juga memberikan peta bahaya tsunami di setiap lokasi pelaksanaan SLG. Harapannya, peta tersebut menjadi acuan pemerintah daerah dalam menyusun mitigasi gempabumi dan tsunami di daerahnya.

“Gempa dan tsunami tidak ada yang bisa memprediksi. Semuanya dari Tuhan, dari Allah. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka harus siap. Kesiapan ini harus disertai dengan edukasi melalui SLG ini,” kata Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Tatto juga berharap, peserta yang mengikuti SLG bisa menyerap ilmu yang diberikan, menularkan, menerapkan, dan menjelaskan kepada masyarakat terkait mitigasi bencana. SLG di Cilacap diikuti 60 peserta dari undur TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, PMI, perwakilan SKPD, kecamatan, kelurahan atau desa, relawan, dan masyarakat umum. [WLC02]

Sumber: bmkg.go,id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Ancaman gempa megathrust selatan Pulau JawaBMKGgempagempa dan tsunamigempa MegathrustKabupaten CilacapKepala BMKG Dwikorita Karnawatimitigasipeta bahaya tsunamiProvinsi Jawa TengahSekolah Lapang Gempabumiselatan JawaSLG

Editor

Next Post
Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.

Hadapi Ancaman Tsunami dengan Tsunami Ready Community, Apakah Itu?

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media