Senin, 5 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG, Pemicu Gempa Pesisir Barat Lampung Deformasi Batuan Dalam Lempeng

Jumat, 15 November 2024
A A
Pusat gempa di Pesisir Barat, Lampung pada Jumat, 15 November 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa di Pesisir Barat, Lampung pada Jumat, 15 November 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wilayah Pesisir Barat, Lampung diguncang gempa berkekuatan 5,2 magnitudo pada Jumat dini hari, 15 November 2024, pukul 02.08 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa Pesisir Barat, Lampung dipicu aktivitas batuan dalam lempeng.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan, pusat gempa tektonik tersebut berlokasi di laut pada koordinat 6,33 derajat Lintang Selatan, 104,04 derajat Bujur Timur, yang jarak 118 kilometer arah Barat Daya Tanggamus, Lampung, pada kedalaman 86 kilometer.

Baca Juga: Gempa Dangkal Laut Mag 5,3 di Pesisir Barat Lampung Guncangannya IV MMI

Disebutkan, gempa yang  merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia (intra-slab).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” kata Daryono.

Baca Juga: Data Terkini BNPB 13 Ribu Lebih Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaBMKGgempa menengahgempa Pesisir Barat Lampung

Editor

Next Post
Jentik-jentik nyamuk. Foto kemkes.go.id

Strategi Nasional Antisipasi KLB Demam Berdarah Dengue di Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media