Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BNPB Berbagi Pengalaman Penanganan Bencana di Forum G20 Pokja PRB

Selasa, 11 April 2023
A A
Dalam Forum G20 Pokja PRB, BNPB berbagi pengalaman penanganan bencana tsunami Aceh, gempa Yogyakarta, Sulawesi Tengah hingga gempa Cianjur. Foto BNPB.

Dalam Forum G20 Pokja PRB, BNPB berbagi pengalaman penanganan bencana tsunami Aceh, gempa Yogyakarta, Sulawesi Tengah hingga gempa Cianjur. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berbagi pengalaman dalam penanganan bencana alam seperti tsunami Aceh pada 2004, gempa di Yogyakarta 2006, gempa di Sulawesi Tengah 2018, dan gempa bumi di Cianjur pada 2022 dalam pertemuan pertama Forum G20 kelompok kerja pengurangan risiko bencana (Pokja PRB).

Forum G20 Pokja PRB ini hasil dari pertemuan dan pembicaraan yang dilakukan pada Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 di Bali tahun 2022, menghasilkan Bali Agenda for Resilience atau BAR.

Dalam ForumG2 Pokja PRB, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengajak perwakilan dari negara-negara untuk merujuk BAR dalam penanggulangan bencana.

Baca Juga: Protes Pembukaan Jalan Tambang Desa Wadas, Gempadewa: Hukum Masih Berproses

Dijelaskannya, bencana-bencana yang terjadi di Indonesia merupakan pelajaran kepada seluruh pihak, khususnya untuk pengurangan risiko bencana.

Raditya mengungkapka, Indonesia sebagai negara kepulauan, mengalami beberapa wake up call berupa gempa bumi besar dan tsunami, seperti Aceh tahun 2004, Yogyakarta tahun 2006, Sulawesi Tengah tahun 2018, dan gempa bumi Cianjur tahun 2022.

“Ada tiga hal yang Indonesia pelajari dari pengalaman-pengalaman tersebut, yaitu tata kelola, eksekusi, dan kemitraan. Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan isu perubahan iklim dengan pengurangan risiko bencana untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui semangat resiliensi berkelanjutan,” ungkap Raditya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBForum G20 Pokja PRBgempa Cianjurgempa Sulawesi Tengahgempa Yogyakarta

Editor

Next Post
Aksi Gempadewa menolak alat berat pembuka jalan tambang di Wadas, 10 April 2023. Foto dok. Gempadewa.

KIKA: Konsinyasi Bukan untuk Warga Wadas yang Menolak Tambang Andesit

Discussion about this post

TERKINI

  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media