Selasa, 6 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Catat Tanggal Mainnya, Pecinta Gunung Bisa Ikutan IMTC 2024 secara Hybrid

Saat field trip, para peserta mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa saat mendaki dengan konsep zero waste mountain.

Selasa, 20 Agustus 2024
A A
Ilustrasi wisata pendakian gunung. Foto Dok. Kemenparekraf.

Ilustrasi wisata pendakian gunung. Foto Dok. Kemenparekraf.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama dengan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) siap menyelenggarakan “2nd Indonesia Mountain Tourism Conference (IMTC) 2024” di Hotel Dafam Wonosobo, Jawa Tengah, pada 21 dan 22 Agustus 2024.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, menjelaskan, Indonesia adalah negara dengan populasi gunung terbanyak di dunia. Jumlahnya lebih dari 400 gunung. Dimana 129 merupakan gunung berapi aktif dan 23 adalah pegunungan besar.

“Kondisi alam ini menyebabkan wisata gunung menjadi wisata populer di Indonesia. Dan berkembang pesat dalam satu dekade terakhir, karena didorong perkembangan teknologi serta sarana dan prasarana,” ujar Nia dalam “The Weekly Brief with Sandi Uno” yang berlangsung secara hybrid, 19 Agustus 2024.

Baca Juga: Gunung Dukono Erupsi Saat Didaki, BNPB Ingatkan Kasus Pendaki Tewas di Marapi

Ia berpandangan pengembangan industri wisata gunung membutuhkan komitmen dan kontribusi optimal berbagai pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, investor, asosiasi profesi atau industri pariwisata.

Oleh karena itu, perlu dilakukan konferensi secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi, sosialisasi, dan publikasi kepada masyarakat industri pariwisata untuk mengembangkan wisata pendakian gunung berkelanjutan di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi produk dan industri mountain tourism di Indonesia. Serta eksplorasi potensi dan peluang bisnis di antara para peserta. Tentunya kegiatan ini turut menyumbang komitmen Indonesia terhadap Glasgow Declaration,” papar Nia.

Baca Juga: Daryono, Ini Maksud Gempa Selat Sunda dan Mentawai-Siberut “Tinggal Menunggu Waktu”

Konferensi Digelar Hybrid

Rangkaian acara IMTC 2024 yang digelar kedua kalinya ini dibagi menjadi dua hari. Pada hari pertama full day conference terkait wisata gunung. Hari kedua field trip ke Gunung Kembang di Wonosobo.

“Kegiatan ini nantinya akan diikuti 100 peserta secara offline, karena memang kami buat terbatas. Kemudian teman-teman lain dapat mengikuti secara online, baik melalui zoom ataupun YouTube Kemenparekraf,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Rahman Mukhlis.

IMTC hadir untuk memberikan suatu pemahaman terhadap pengembangan wisata gunung yang berkelanjutan di Indonesia. Tema yang diangkat dalam IMTC edisi kedua adalah “Green Tourism in Mountain Tourism Region”.

Baca Juga: PWYP Ingatkan Menteri ESDM Baru, Jangan Ada Lagi Solusi Palsu Transisi Energi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gunung berapiIMTC 2024Kemenparekrafpegunungan besarwisata gunungzero waste mountain

Editor

Next Post
Potensi gempa megathhrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. Foto @Daryono BMKG/X

Pakar Gempa Ungkap Potensi Gempa Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut Sama Besar

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media