Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Gempa Mentawai Siberut, Ketersediaan Logistik Pengungsi Hanya Cukup Dua Hari

Selasa, 30 Agustus 2022
A A
Pengungsian dampak gempa Mentawai-Siberut, ketersediaan logistik pengungsi hanya cukup dua hari. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Pengungsian dampak gempa Mentawai-Siberut, ketersediaan logistik pengungsi hanya cukup dua hari. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

“Warga masih ada yang di pengungsian, terutama anak-anak, wanita dan lansia. Mereka sudah bermalam di tenda,” ujar Novriadi dalam siaran pers BNPB yang diterima Wanaloka.com, pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Para pengungsi, tegas Novriadi, hanya tinggal di tenda pengungsian malam hari saja.

“Saat pagi sampai sore, mereka kembali ke rumah masing-masing untuk beraktivitas seperti biasa. Tenda mandiri yang didirikan masyarakat juga tidak jauh dari rumah mereka masing-masing. Jaraknya (tenda pengungsian) tidak jauh, kurang lebih 300 meter,” ujar Novriadi.

Soal kebutuhan logistik dan peralatan, Novriadi mengungkapkan, logistik dan makanan hanya cukup untuk dua hari.

Baca Juga: Pompa Air Tenaga Surya Membuat Sawah Desa Keliki Tak Lagi Antri Irigasi

“Logistik dan makanan hanya cukup untuk dua hari. Dan itupun sudah dibagikan kepada warga kemarin sore. Sambil menunggu bantuan dari kabupaten, tadi juga saya sampaikan ke Pak Camat agar bisa memanfaatkan stok logistik yang ada di pertokoan di sana,” kata Novriadi.

Novriadi mengungkapkan, pengiriman logistik dan peralatan ke lokasi pengungsian warga, dampak gempa Mentawai-Siberut terkendala cuaca di jalur perairan.

“Upaya pengiriman dukungan tersebut hanya dapat diakses melalui penyeberangan laut menggunakan kapal dengan waktu tempuh kurang lebih delapan jam,” imbuh Novriadi. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGBNPBdampak gempa Mentawaidampak gempa Mentawai SiberutDaryonogempagempa Mentawaigempa Mentawai Siberutgempa Pulau SiberutGempa Siberutgempa tektonikKabupaten Kepulauan MentawaiProvinsi Sumatera Baratzona MegathrustZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Mahasiswa Filsafat UGM bersama warga Mentawai. Foto ugm.ac.id.

Belajar Membangun dengan Melindungi Hutan dari Masyarakat Mentawai

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media