Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Besar Mag7,1 Guncang Laut Maluku, Berikut Analisis BMKG

Rabu, 18 Januari 2023
A A
Gempa besar Mag7,1 guncang Laut Maluku pada Rabu, 18 Januari 2023, pukul 13.06 WIB. Gempa susulan tercatat sudah 10 kali terjadi. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan titik koordinat episenter gempa Mag7,1.

Gempa besar Mag7,1 guncang Laut Maluku pada Rabu, 18 Januari 2023, pukul 13.06 WIB. Gempa susulan tercatat sudah 10 kali terjadi. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan titik koordinat episenter gempa Mag7,1.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa besar Magnitudo (Mag) 7,1  mengguncang wilayah Laut Maluku. Gempa terjadi pada Rabu, 18 Januari 2023, pukul 13.06 WIB. Berdasarkan monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah terjadi sepuluh kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo hingga Mag5,3.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa tektonik Mag7,1 ini memiliki parameter update Mag7,0. Lokasi pusat gempa berada pada koordinat 2,80 derajat Lintangt Utara, 127,03 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 124 kilometer arah Selatan Kota Melonguane, Sulawesi Utara, pada kedalaman 71 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Baca Juga: Gempa Bumi M6,3 di Teluk Tomini Pagi Tadi, Tak Berpotensi Tsunami

BMKG menegaskan gempa besar Mag7,1 di Laut Maluku tidak berpotensi tsunami. Sedangkan dampak guncangan gempa Mag7,1 di Laut Maluku dirasakan hingga skala intensitas IV Modified Mercalli Intensity (MMI). Guncangan dampak gempa yang dirasakan pada skala IV MMI diilustrasikan, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela, pintu berderik dan dinding berbunyi.

BMKG menyebutkan, gempa besar Mag7,1 di Laut Maluku ini dirasakan di Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Kepulaan Sitaro, Tidore dengan skala intensitas III hingga IV MMI.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa besar di Laut MalukuGempa di Kepulauan Sangihegempa Kepulauan SitaroGempa Kepulauan Talaudgempa Mag7 di Laut MalukuGempa MalukuLempeng Laut MalukuProvinsi Maluku

Editor

Next Post
Pembukaan Konferensi Nasional Jurnalis Lingkungan Hidup di Depok. Foto ppid.menlhk.go.id.

Masalah Lingkungan Belum Menjadi Isu Utama Media Massa

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media