Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Sangihe M7,0 Dirasakan di Wilayah KRB Gempa Bumi

Kamis, 11 Juli 2024
A A
Gempa Sangihe M7,0 pada 11 Juli 2024. Foto InaTEWS.

Gempa Sangihe M7,0 pada 11 Juli 2024. Foto InaTEWS.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa bumi mengguncang Kota Tahuna (ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara) dengan magnitudo (M) 7,0 pada kedalaman 632 km. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 123,28 BT dan 6,14 LU, berjarak sekitar 370 km barat laut.

“Ini adalah gempa dalam (Deep Focus Eartquake) di perbatasan Indonesia dan Filipina,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam akun X @DaryonoBMKG tertanggal 11 Juli 2024.

Dampak gempa Sangihe M7.0 dirasakan di Pulau Mindanao di Filipina intensitas III-IV MMI. Sedangkan di wilayah Indonesia, gempa ini dirasakan di Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Taliabu, Ternate dan talaud intensitas II-III MMI. Gempa M7,0 ini dirasakan di area yang jauh dari episenter.

Baca Juga: Data Terkini Longsor Tambang Tulabo Bone Bolango 23 Orang Tewas

“Ini salah satu ciri khas gempa dengan kedalaman hipocenter yang sangat dalam,” jelas Daryono.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 10.00 WIB, belum terjadi gempa susulan (aftershock). Sementara hasil pemodelan tsunami terhadap Gempa Sangihe oleh BMKG menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Padahal berdasarkan data Badan Geologi, wilayah terdampak gempa bumi berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi menengah hingga tinggi,” kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di Bandung, Kamis, 11 Juli 2024.

Baca Juga: Yusuf Surachman, Peta Batimetri Kumpulkan Data untuk Memprediksi Tsunami

Sebaran permukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi terletak di KRB gempa bumi menengah hingga tinggi. Meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, namun diperkirakan tidak mengakibatkan deformasi bawah laut yang dapat memicu terjadinya tsunami. Sedangkan data Badan Geologi disebutkan, pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud tergolong rawan tsunami, dengan potensi tinggi tsunami di pantai mencapai sekitar 5 meter hingga 9,8 meter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Deep Focus EartquakeGempa SangiheKepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG DaryonoKepulauan TalaudKRB gempa bumiPulau Mindanao

Editor

Next Post
Bayi orangutan ke-4 yang ditemukan tanpa induk di Melawi, Kalimantan Barat, 9 Juli 2024. Foto BKSDA Kalbar.

Empat Kali Bayi Orangutan Tanpa Induk Kembali Diselamatkan di Melawi

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media