Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gen Z Suka Hidup Boros dan Tak Punya Tabungan, Mengapa?

Gen Z acapkali disebut pemboros sehingga tidak punya investasi yang cukup untuk masa depan. Apakah penyebabnya?

Selasa, 22 Maret 2022
A A
Ilustrasi tak punya tabungan. Foto ID 1820796/pixabay.com.

Ilustrasi tak punya tabungan. Foto ID 1820796/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gen Z alias generasi yang lahir pada tahun 1997-2012 disebut memiliki literasi yang rendah terkait keuangan. Mereka tidak terbiasa mengatur keuangan, cenderung menghabiskan uang untuk sesuatu yang bukan kebutuhan utama alias hidup boros. Benarkah?

Berdasarkan sebuah survei, sebanyak 85 persen generasi Z ternyata tidak memiliki tabungan. Uang dibelanjakan secara tidak tepat, bahkan justru terbuang percuma untuk hal-hal tak penting.

“Paling banyak pengeluaran Gen Z sebesar 35 persen adalah untuk liburan,” kata Ketua Program Inkubasi IBISMA (Inkubasi Bisnis & Inovasi Bersama) Universitas Islam Indonesia (UII), Rininta Hanum dalam Webinar Bakti Sosial Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran UII 2022.

Baca Juga: Kata Kunci Terhindar dari Investasi Bodong: Legal dan Logis

Lebih lanjut, sisanya 25 persen untuk nongkrong, 20 persen makan, 13 persen fashion kecantikan, dan hanya 7 persen investasi. Padahal money-smart people adalah orang yang berorientasi pada masa depan, sabar, dan mampu menunda kesenangan demi kestabilan.

“Berbeda sekali dengan sebagian besar sikap Gen Z,” kata Rininta.

Kemudahan era digital cenderung membuat boros. Mengingat tawaran promo serta diskon bisa ditemukan dimana saja. Strategi marketing yang kini sudah beralih di media sosial seperti Instagram, Tiktok, bahkan Twitter ternyata memiliki banyak dampak. Jika tak memiliki strategi khusus, maka bersiap untuk tidak memiliki dana simpanan alias tabungan.

Rininta mengingatkan Gen Z untuk berhemat. Berpikir secara realistis kebutuhan hidup di masa yang akan datang akan semakin meningkat. Maka Gen Z harus berhemat mulai dari hari ini. “Jadikan sikap hemat dan rajin menabung menjadi kebiasaan,” kata Rininta.

Baca Juga: Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Dia menambahkan kebiasaan keuangan yang cerdas adalah dengan melakukan rencana keuangan, hidup sesuai kemampuan, serta mencari pemasukan dari sumber lain. Banyak sekali Gen Z yang hidup berdasarkan gengsi hingga anggaran yang dikeluarkan tak sesuai kemampuan.

Rininta lalu membagikan tips sederhana yang bisa dijadikan kebiasaan oleh Gen Z. Pertama, Gen Z haruslah menabung sedari dini dan harus punya komitmen. Kedua, Gen Z harus mampu mengelola pemasukan yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Ketiga, memiliki asuransi atau investasi. Keempat, memiliki dana darurat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: era digitalGen Zhidup boroskeuanganmedia sosialtabungan

Editor

Next Post
PLTU Tanjung Bara, Kalimantan Timur. Foto esdm.go.id.

Dosen ITB: Net-Zero Emission 2060 Tak Berarti Menghapus Pemanfaatan Batu Bara

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media