Selasa, 15 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gerakan Zero Sampah di Yogyakarta Masih Uji Coba Tiga Bulan

Selasa, 3 Januari 2023
A A
Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota Yogyakarta

Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota Yogyakarta

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gerakan zero sampah anorganik di Kota Yogyakarta memasuki hari ke-3 per 3 Januari 2023. Gerakan memilah sampah anorganik yang mengacu pada Surat Edaran Walikota Yogyakarta Nomor 660/6123/SE/2022 itu berdasarkan Perda Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2012 yang diubah menjadi Perda Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2022. Selama tiga bulan ke depan, Pemerintah Kota Yogyakarta masih memberlakukan masa uji coba. Dan memasuki bulan April 2023 mulai diterapkan sanksi bagi warga yang tidak melakukan pemilahan sampah.

Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta melakukan pemantauan terkait gerakan zero limbah anorganik di sejumlah depo tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Kota Yogyakarta pada 3 Januari 2023. Salah satunya di depo barat Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Nampak sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta sedang melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik di dalam truk sampah dinas tersebut.

Baca Juga: Ini Data Wilayah Banjir di Jawa Tengah Sebabkan Ribuan Warga Mengungsi

Menurut penuturan salah satu sopir truk sampah, Andri kepada tim Forpi, sejauh ini pembuangan sampah anorganik di TPS berkurang. Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sudah cukup tinggi, meskipun masih ada yang membuang sampah anorganik di TPS.

“Biasanya sampah yang belum dipilah itu yang dibawa pakai motor,” ungkap Andri.

Tim Forpi yang terdiri dari Wahyu Wijayanta, Umi Hidayati, Fakhruddin AM, dan Baharuddin Kamba
sempat melihat sejumlah pengendara sepeda motor membawa sampah yang dibungkus dalam sejumlah karung berwarna putih. Petugas menanyakan terlebih dahulu, apakah sapah-sampah dalam karung tersebut sudah dipilah atau belum. Jika belum dipilah, maka harus dipilah terlebih dahulu.

Baca Juga: Pelaku Transportasi dan Pengelola Wisata Utamakan Keselamatan Wisatawan, Ini yang Dilakukan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: depo sampahForpi Kota YogyakartaGerakan Zero Sampah AnorganikKota Yogyakartamasa uji cobapemilahan sampah

Editor

Next Post
Pusat gempa magnitudo 5,2 di Jayapura, Papua, yang terjadi pada Selasa, 3 Januari 2023, pukul 19.55 WIB. Foto tangkapan layar BMKG.

Gempa Jayapura BMKG Mencatat Sudah 189 Kali Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media