Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hasil Hutan Bukan Kayu Bernilai Tinggi di Pasar Domestik dan Internasional

Senin, 15 Agustus 2022
A A
Kotak lebah salah satu hasil hutan bukan kayu. Foto ilustrasi/Wanaloka.com.

Kotak lebah salah satu hasil hutan bukan kayu. Foto ilustrasi/Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hasil hutan bukan kayu bernilai tinggi di pasar domestik dan internasional, seperti madu hutan, daun kelor serta tamanan taxus. Produk hasil hutan bukan kayu yang diproduksi UMKM di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, telah mampu menembus pasar internasional.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menekankan perlunya masyarakat, kelompok tani hutan bersama para ahli dan peneliti Kementerian LHK melihat spesies-spesies yang bernilai tinggi. Bila spesies-spesies alam yang bernilai tinggi itu tidak diketahui, Menteri Siti khawatir pihak luar melakukan penelitian dan membawanya keluar.

“Itu barang-barang yang ada di alam yang bernilai mahal, yang kalau kita ngga tahu, itu diteliti oleh orang luar lalu diambil, dibawa keluar. Itu tidak boleh terjadi lagi. Jadi mari kita semua sama-sama menjaga,” tegas Menteri Siti.

Baca Juga: Atasi Persoalan Hutan Jawa, Kementerian LHK Siapkan Permen KHDPK

Menteri Siti meminta para tokoh, anggota dan pimpinan kelompok masyarakat serta kelompok tani hutan bersama para ahli dan peneliti dari Kementerian LHK melihat spesies-spesies yang bernilai tinggi atau bioprospeksi. Dan, bekerjasama mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk hutan bukan kayu, seperti madu hutan, daun kelor, dan tanaman taxsus yang sangat berpotensi memiliki nilai jual tinggi baik di pasar nasional maupun internasional.

Menteri LHK Siti Nurbaya resmikan Eco Bee Park di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Foto ppid.menlhk.go.id.
Menteri LHK Siti Nurbaya resmikan Eco Bee Park di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Foto ppid.menlhk.go.id.

Hal tersebut disampaikan Menteri Siti saat meresmikan Eco Bee Park yang terletak di Arboreatum Balai Penerapan Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSI LHK) Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada Minggu 14 Agustus 2022.

Eco Bee Park ini akan menjadi lokasi pameran pengolahan hasil hutan bukan kayu dari hulu hingga hilir khususnya madu hutan, agar semakin dikenal dan disukai masyarakat, serta memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berusaha dalam pemanfaatan madu hutan di Kabupaten Kampar.

Baca Juga: 15 Pembicara dari 6 Negara Bahas Tantangan Dunia Kehutanan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: daun kelorEco Bee Park Kamparhasil hutan bukan kayuHutan IndonesiaKabupaten Kamparkelompok tani hutanKementerian LHKmadu hutanMenteri Siti NurbayaProvinsi Riautanaman taxus

Editor

Next Post
Pulau Nias diguncang gempa magnitudo 5,5 pada Senin malam, 15 Agustus 2022, pukul 23.35 WIB. Foto tangkap layar bmkg.go.id.

Pulau Nias Diguncang Gempa Magnitudo 5,5

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media