Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Data Kerusakan Dampak Meluapnya Aliran Sungai Widas  

Minggu, 13 Februari 2022
A A
Material lumpur memasuki rumah warga Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Madiun, Jawa Timur, dampak meluapnya aliran Sungai Widas. Sumber foto BNPB.

Material lumpur memasuki rumah warga Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Madiun, Jawa Timur, dampak meluapnya aliran Sungai Widas. Sumber foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Jumlah warga terdampak kejadian meluapnya aliran Sungai Widas, menurut Muhari, sebanyak 61 jiwa atau 17 kepala keluarga.

Baca Juga: Ini Cara Kasatgas Covid-19 Ingatkan Kembali Warga Disiplin Prokes

“Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka pada kejadian tersebut, juga tidak ada warga yang mengungsi,” imbuh Muhari.

Mengatasi kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Madiun bersama Muspika Gemarang melakukan gotong-royong membersihkan material yang terbawa dari meluapnya Sungai Widas.

Baca Juga: Banjir di Kapuas Hulu Kalbar, Ketinggian Air di 8 Desa Capai Satu Meter

Muhari mengatakan, kajian InaRISK, terdapat 15 kecamatan di Kabupaten Madiun berpotensi bahaya banjir kategori sedang hingga tinggi. Termasuk wilayah Kecamatan Gemarang.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga mengantisipasi potensi dampak susulan.

“Ini mengingat potensi hujan masih berpeluang terjadi di Kecamatan Gemarang. Warga diharapkan tetap siap siaga dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan angin kencang, pada puncak musim hujan di bulan Februari ini,” pungkas Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBBPBDhujan lebatKabupaten MadiunProvinsi Jawa TimurSungai Widas

Editor

Next Post
Personel Kapal Pengawas Hiu 01 Ditjen PSDKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan menemukan kapal penambang pasir di perairan Pulau Rupat, Provinsi Riau. Foto kkp.go.id.

KKP Stop Penambangan Pasir PT LMU di Pulau Rupat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media