Minggu, 5 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Data Kerusakan Dampak Meluapnya Aliran Sungai Widas  

Minggu, 13 Februari 2022
A A
Material lumpur memasuki rumah warga Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Madiun, Jawa Timur, dampak meluapnya aliran Sungai Widas. Sumber foto BNPB.

Material lumpur memasuki rumah warga Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Madiun, Jawa Timur, dampak meluapnya aliran Sungai Widas. Sumber foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Meluapnya aliran Sungai Widas di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, menyebabkan berdampak pada kerusakan rumah warga dan akses penyeberangan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, meluapnya aliran Sungai Widas menyebabkan banjir di Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Madiun. Sekitar 17 rumah penduduk terdampak banjir.

Pemicu meluapnya aliran Sungai Widas, turunnya hujan lebat di kawasan Gemarang pada Sabtu sore, 12 Februari 2022.

Baca Juga: Tiga Harimau Sumatra dari Induk Korban Konflik dengan Manusia Lahir di Sanctuary Barumun

“Sampah dan material endapan yang terbawa banjir mengotori rumah maupun jalan desa,” ungkap Abdul Muhari, Minggu, 13 Februari 2022.

Data kerusakan yang diperoleh BNPB dari BPBD Kabupaten Madiun, dari 17 rumah penduduk Desa Gemarang yang terdampak banjir, dua di antaranya rusak berat serta  satu jembatan di desa terdampak.

“Belum ada rincian tingkat kerusakan pada fasilitas yang rusak tersebut,” ujar Muhari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBBPBDhujan lebatKabupaten MadiunProvinsi Jawa TimurSungai Widas

Editor

Next Post
Personel Kapal Pengawas Hiu 01 Ditjen PSDKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan menemukan kapal penambang pasir di perairan Pulau Rupat, Provinsi Riau. Foto kkp.go.id.

KKP Stop Penambangan Pasir PT LMU di Pulau Rupat

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Ilustrsi kunang-kunang. Foto Franciscojaviercorador/Pixabay.com.Kunang-Kunang Kian Langka, Tanda Kualitas Lingkungan Menurun
    In IPTEK
    Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media