Senin, 6 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Pemicu Gempa Tsunami di Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Jumat, 10 Oktober 2025
A A
BMKG mengaktifkan peringatan dini tsunami dampak gempa di Laut Filipina magnitudo 7,6 (update 7,4) pada Jumat, 10 Oktober 2025. Foto tangkap layar bmkg.go.id.

BMKG mengaktifkan peringatan dini tsunami dampak gempa di Laut Filipina magnitudo 7,6 (update 7,4) pada Jumat, 10 Oktober 2025. Foto tangkap layar bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengaktifkan peringatan dini tsunami di perairan Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Peringatan tsunami ini dipicu gempa tektonik di perairan Laut Filipina berkekuatan 7,6 magnitudo pada Jumat, 10 Oktober 2025, sekira pukul 08.43. WIB.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, wilayah Laut Filipina, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 7,4,” kata Daryono dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Putusan Anti SLAPP Bambang Hero dan Basuki Wasis, Perlindungan Pembela Lingkungan

Pusat gempa terletak pada koordinat 7,23 derajat Lintang Utara, 126,83 derajat Bujur Timur, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 275 kilometer arah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 58 kilometer.

Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” sebut Daryono.

Baca juga: 40 Korban Tewas Runtuhan Pesantren Al Khoziny Teridentifikasi

BMKG menjelaskan, dampak gempa 7,6 magnitudo di Laut Filipina yang memicu tsunami itu, dirasakan oleh masyarakat di daerah Tahuna dengan skala intensitas IV MMI. Skala IV MMI diilustrasikan, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Di daerah Manado gempa dirasakan pada skala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGgempa dan tsunamigempa dangkalGempa Kepulauan Talaudgempa Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Memperingati Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2025, Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) gelar Festival Jejak Pangan Lestari pada 24 Oktober 2025 di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, KSPL Gelar Festival Jejak Pangan Lestari

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Ilustrsi kunang-kunang. Foto Franciscojaviercorador/Pixabay.com.Kunang-Kunang Kian Langka, Tanda Kualitas Lingkungan Menurun
    In IPTEK
    Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media