Senin, 27 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Peran Para Pendiri dan Aneka Teleskop Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha menyimpan banyak teleksop aneka jenis, ukuran, dan kegunaannya. Apa sajakah itu?

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Salah satu teleskop di Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.

Salah satu teleskop di Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Satu Abad Observatorium Bosscha

Instrumen Pengamatan Bosscha
Observatorium Bosscha memiliki beberapa jenis teleskop yang digunakan untuk berbagai penelitian astronomi. Pertama, teleskop Refraktor Ganda Zeiss adalah teleskop terbesar dan tertua yang masih berfungsi dengan baik setelah 80 tahun. Teleskop ini terdiri dari 2 teleskop utama dan 1 pencari yang memiliki medan pandang luas dan dapat mengamati bintang lemah. Digunakan untuk berbagai penelitian seperti astrometri, pengamatan bintang ganda, jarak bintang, komet, planet, dan spektrum bintang Be.

Kedua, Bosscha Robotic Telescope adalah teleskop baru yang memiliki desain Astograph CDK, “truss” dari serat karbon, fokus otomatis, dan sistem pengatur temperatur. Digunakan untuk penelitian planet, survei asteroid, dan pengamatan bintang variabel.

Baca Juga: Sudah 883 Gempa Guncang Kota Jayapura Papua dari Sejak Awal Tahun 2023

Ketiga, Teleskop STEVia memiliki sistem reflektor Schmidt-Cassegrain dan dikendalikan dari jarak jauh. Tujuannya adalah mencari eksoplanet, bintang variabel, dan melakukan pengamatan objek dan peristiwa langit.

Keempat, Teleskop GAO-ITB RTS adalah teleskop reflektor Schmidt-Cassegrain dengan diameter cermin 8 inci. Teleskop ini sudah diperbarui dengan diameter teleskop yang lebih besar dan penggantian mounting teleskop. Dilengkapi dengan spektrograf hasil kerjasama ITB dan Kyoto Sangyo University.

Baca Juga: Arif Nur Muhammad, Temukan Vaksin Covid-19 Halal Tanpa Penolakan Tubuh

Kelima,Teleskop Surya adalah kumpulan teleskop digital terdiri dari 3 teleskop Coronado dan 1 teleskop proyeksi citra Matahari. Fasilitas ini didukung berbagai pihak dan menjadi bagian penting dari pendidikan informal yang ditawarkan Observatorium Bosscha. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ilmuwan BelandaKarel Albert Rudolf BosschakometObservatorium Bosschapenelitian astronomiteleskop digitalteleskop Refraktor Ganda Zeiss

Editor

Next Post
Prof. Bambang Hidayat (jas hitam) mendapat penghargaan dalam acara Peringatan 100 Tahun Observatorium Bosscha. (Adi Permana/Biro Komunikasi dan Humas ITB)

Sejarah Pendidikan Astronomi di Indonesia, Bambang Hidayat Pimpin 31 Tahun

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media