Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Sumber Gempa Bukittinggi, Lindu Tahun 1926 Ratusan Orang Meninggal Dunia

Senin, 4 April 2022
A A
Gempa tahun 1926 dengan kekuatan skala 7,0 mengguncang Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat. Foto Daryono.

Gempa tahun 1926 dengan kekuatan skala 7,0 mengguncang Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat. Foto Daryono.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa yang melanda Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat, dengan kekuatan Magnitudo 4,5 pada Senin, 4 April 2022, pukul 01.14 WIB, dirasakan dalam intensitas skala II hingga IV MMI di sejumlah wilayah.

Menurut Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, BMKG, Daryono, gempa Bukittinggi merupakan karakteristik makanisme Sesar Besar Sumatra (The Sumatra Fault Zone).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa Bukittinggi pagi dini hari tadi Mag.4,5 memiliki mekanisme sesar geser menganan (dextral strike-slip) yang merupakan karakterisktik mekanisme Sesar Besar Sumatra (The Sumatra Fault Zone),” kata Daryono.

Baca Juga: Gempa Bukittinggi Magnitudo 4,5 Berpusat di Darat

Segmen Sianok yang menjadi pembangkit gempa Bukittinggi Magnitudo 4,5, sebut Daryono, pernah memicu gempa besar dengan skala 7,0 yang mengguncang Kota Padang Panjang.

“Segmen Sianok yang menjadi pembangkit gempa Bukittinggi pagi dinihari tadi Mag. 4,5 dalam catatan sejarah pernah memicu gempa besar berkekuatan sekitar 7,0 pada 28 Juni 1926 yang menyebabkan setidaknya 354 orang meninggal dunia,” sebut Daryono, dikutip dari akun media sosialnya.

Gempa Magnitudo 4,5 yang menguncang Kota Bukittinggi, jenis gempa dangkal dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman 10 kilometer. BMKG menjelaskan, gempa berada di 0.2 LS 100.34 BT, 12 kilometer barat laut Bukittinggi.

Baca Juga: Balai TNK Tindak Wisatawan Rayakan Ultah dengan Petasan di Pulau Kalong 

Menurut BMKG, guncangan gempa Bukittinggi dirasakan dalam intensitas skala II hingga IV MMI di sejumlah wilayah. Di Kota Bukittinggi, Payakumbuh dan Agam getaran gempa dirasakan dalam intensitas skala III hingga IV MMI (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGDaryonogempaGempa Bukittinggigempa dangkalKota Padang PanjangProvinsi Sumatera Baratsegmen Sianok

Editor

Next Post
Ilustrasi anak kecil makan. Foto ambroo/pixabay.com.

Puasa Bikin Tubuh Lemas dan Lapar? Coba Cek Menu Sahur Anda

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media