Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kisah Badak Delilah, Sempat Henti Nafas Semenit Usai Lahir

Badak Delilah tak hanya badak betina yang kuat secara fisik. Saat lahir dan melahirkan pun punya kisah unik. Seperti apa kisahnya?

Selasa, 28 November 2023
A A
Badak Delilah, badak sumatera yang baru saja melahirkan pada 25 November 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Badak Delilah, badak sumatera yang baru saja melahirkan pada 25 November 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Kini badak betina yang lahir dari hasil perkawinan badak Ratu dan Andalas itu telah berumur 7 tahun, 6 bulan, dan 13 hari. Berdasarkan catatan medisnya, Delilah lahir dengan bobot seberat 25 kilogram. Bobot kelahirannya sama dengan bobot anak pertama yang dilahirkannya. Sementara saat ia bunting, bobotnya mencapai 752 kg pada 17 November 2023.

Baca Juga: Ketinggian Kolom Letusan Gunung Dukono Masih 1.000 Meter Lebih

Soal kebuntingan Delilah pun, menurut Hermawan cukup ajaib dibandingkan badak betina lain yang berada di SRS TNWK. Delilah hanya perlu satu kali kawin dengan badak jantan Harapan, sehingga bunting.

“Berbeda dengan badak Ratu dan badak Rosa yang sempat mengalami beberapa kali keguguran sebelum akhirnya bunting dan melahirkan beberapa individu badak,” imbuh Hermawan.

Sejumlah badak betina di SRS TNWK juga punya beragam kisah menarik. Seperti induk Delilah, yaitu badak Ratu telah tiga kali melahirkan. Anak pertama adalah Andatu yang lahir pada 23 Juni 2012, kemudian Delilah lahir 12 Mei 2016, dan bayi ketiga berkelamin betina yang lahir pada 30 September 2023 lalu. Ada juga badak Rosa yang merupakan induk dari Sedah Mirah yang lahir pada 24 Maret 2022.

Baca Juga: Anak Badak Sumatera Delilah Lahir 10 Hari Lebih Cepat

Hermawan menambahkan, kelahiran anak badak Delilah ini menunjukkan bahwa masa depan konservasi badak sumatera ada di Indonesia, khususnya di Taman Nasional Way Kambas.

“Dukung terus upaya konservasi satwa ini sebagai bagian dari tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia,” pungkas Hermawan. [WLC02]

Sumber: PPID KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: badak Delilahbadak sumateraDicerorhinus sumatrensisKLHKSuaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas

Editor

Next Post
Sebuah bukit di Kecamatan Seyegan, Sleman yang dipangkas untuk diambil materialnya. Foto wanaloka.com.

Walhi: Proyek Tol Yogya-Solo Akibatkan Tambang Liar dan Langgar Tata Ruang

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media