Baca Juga: Kantong Plastik Jadi Sampah Terbanyak dan Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui salah satu pusat studinya, Environmental, Disaster, and Geo-Spatial Center (EDGc) berkolaborasi dengan Guwosari Training Center (GSTC) mengembangkan pengolahan limbah plastik menjadi material struktur.
Ketua EDGc, Restu Faizah mengaku, saat ini sudah dimulai riset-riset mengolah limbah plastik menjadi material berbentuk balok sintetis.
Menurutnya, riset yang dilakukan masih fakus pada kekuatan mekanik, dan diharapkan dilanjutkan kepada riset kekuatan dinamik maupun sifat kimiawinya.
Baca Juga: Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup
“Pada tahap awal digunakan jenis sampah plastik HDPE (High-density polyethylene) seperti kemasan bekas jerigen, botol, tutup botol, dan lain-lainnya,” kata Restu, dikutip dari laman Lembaga Riset dan Inovasi UMY, Selasa, 13 September 2022. [WLC01]
Sumber: LRI UMY
Discussion about this post