Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kolaborasi EDGc dan GSTC Mengolah Sampah Plastik Menjadi Material Struktur

Rabu, 14 September 2022
A A
Sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material berguna dengan penerapan teknologi. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material berguna dengan penerapan teknologi. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Kantong Plastik Jadi Sampah Terbanyak dan Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui salah satu pusat studinya, Environmental, Disaster, and Geo-Spatial Center (EDGc) berkolaborasi dengan Guwosari Training Center (GSTC) mengembangkan pengolahan limbah plastik menjadi material struktur.

Ketua EDGc, Restu Faizah mengaku, saat ini sudah dimulai riset-riset mengolah limbah plastik menjadi material berbentuk balok sintetis.

Menurutnya, riset yang dilakukan masih fakus pada kekuatan mekanik, dan diharapkan dilanjutkan kepada riset kekuatan dinamik maupun sifat kimiawinya.

Baca Juga: Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

“Pada tahap awal digunakan jenis sampah plastik HDPE (High-density polyethylene) seperti kemasan bekas jerigen, botol, tutup botol, dan lain-lainnya,” kata Restu, dikutip dari laman Lembaga Riset dan Inovasi UMY, Selasa, 13 September 2022. [WLC01]

Sumber: LRI UMY

 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bank sampahdaur ulangKolaborasi EDGc dan GSTC engembangkan pengolahan sampah plastik menjadi material strukturlimbah plastiksampah plastikUMY

Editor

Next Post
Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Indonesia-Jepang Kerjasama Penelitian Sistem Pemantauan Daerah Pesisir

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media