Minggu, 27 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kolaborasi EDGc dan GSTC Mengolah Sampah Plastik Menjadi Material Struktur

Rabu, 14 September 2022
A A
Sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material berguna dengan penerapan teknologi. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material berguna dengan penerapan teknologi. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Kantong Plastik Jadi Sampah Terbanyak dan Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui salah satu pusat studinya, Environmental, Disaster, and Geo-Spatial Center (EDGc) berkolaborasi dengan Guwosari Training Center (GSTC) mengembangkan pengolahan limbah plastik menjadi material struktur.

Ketua EDGc, Restu Faizah mengaku, saat ini sudah dimulai riset-riset mengolah limbah plastik menjadi material berbentuk balok sintetis.

Menurutnya, riset yang dilakukan masih fakus pada kekuatan mekanik, dan diharapkan dilanjutkan kepada riset kekuatan dinamik maupun sifat kimiawinya.

Baca Juga: Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

“Pada tahap awal digunakan jenis sampah plastik HDPE (High-density polyethylene) seperti kemasan bekas jerigen, botol, tutup botol, dan lain-lainnya,” kata Restu, dikutip dari laman Lembaga Riset dan Inovasi UMY, Selasa, 13 September 2022. [WLC01]

Sumber: LRI UMY

 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bank sampahdaur ulangKolaborasi EDGc dan GSTC engembangkan pengolahan sampah plastik menjadi material strukturlimbah plastiksampah plastikUMY

Editor

Next Post
Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Indonesia-Jepang Kerjasama Penelitian Sistem Pemantauan Daerah Pesisir

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media