Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kolaborasi EDGc dan GSTC Mengolah Sampah Plastik Menjadi Material Struktur

Rabu, 14 September 2022
A A
Sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material berguna dengan penerapan teknologi. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi material berguna dengan penerapan teknologi. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Kantong Plastik Jadi Sampah Terbanyak dan Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui salah satu pusat studinya, Environmental, Disaster, and Geo-Spatial Center (EDGc) berkolaborasi dengan Guwosari Training Center (GSTC) mengembangkan pengolahan limbah plastik menjadi material struktur.

Ketua EDGc, Restu Faizah mengaku, saat ini sudah dimulai riset-riset mengolah limbah plastik menjadi material berbentuk balok sintetis.

Menurutnya, riset yang dilakukan masih fakus pada kekuatan mekanik, dan diharapkan dilanjutkan kepada riset kekuatan dinamik maupun sifat kimiawinya.

Baca Juga: Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

“Pada tahap awal digunakan jenis sampah plastik HDPE (High-density polyethylene) seperti kemasan bekas jerigen, botol, tutup botol, dan lain-lainnya,” kata Restu, dikutip dari laman Lembaga Riset dan Inovasi UMY, Selasa, 13 September 2022. [WLC01]

Sumber: LRI UMY

 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bank sampahdaur ulangKolaborasi EDGc dan GSTC engembangkan pengolahan sampah plastik menjadi material strukturlimbah plastiksampah plastikUMY

Editor

Next Post
Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Indonesia-Jepang Kerjasama Penelitian Sistem Pemantauan Daerah Pesisir

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media