Selasa, 5 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Presiden Dituntut Bertanggung Jawab

Polusi udara di Jakarta tak memandang kelas sosial. Siapapun bisa terdampak. Apakah benar pindah ke IKN jadi solusi?

Jumat, 11 Agustus 2023
A A
Ilustrasi pencemaran udara di perkotaan besar. Foto alvpics/pixabay.com.

Ilustrasi pencemaran udara di perkotaan besar. Foto alvpics/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Semakin buruk kualitas udara, semakin besar pula dampak yang akan dialami masyarakat seperti iritasi saluran pernapasan, peningkatan risiko ISPA, risiko asma, penyakit jantung hingga risiko kanker. Situasi ini menurunkan pula kualitas pemenuhan hak lain, tidak terbatas pada pendidikan, pekerjaan dan pendapatan yang layak.

Atas dasar itu, Koalisi IBUKOTA menyatakan desakan:

Pertama, Presiden Republik Indonesia agar segera mengambil tindakan nyata untuk menuntaskan permasalahan pencemaran udara dan berhenti menunda tanggung jawab dengan menggunakan upaya hukum.

Baca Juga: Baru 3,7 Juta dari 26,9 Juta Ha Wilayah Adat Dapat Pengakuan Pemda

Kedua, Menteri LHK untuk melakukan supervisi terhadap PJ Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Barat dalam melakukan inventarisasi emisi lintas batas provinsi-provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Ketiga, Menteri Dalam Negeri untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap kinerja PJ Gubernur DKI Jakarta dalam pengendalian pencemaran udara.

Keempat, Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan inventarisasi terhadap mutu udara ambien, menetapkan status mutu udara ambien daerah setiap tahunnya dan mengumumkannya kepada masyarakat, serta menyusun dan mengimplementasikan strategi dan rencana aksi pengendalian pencemaran udara dengan mempertimbangkan penyebaran emisi dari sumber pencemar.

Baca Juga: Nafiatul Umami Kembangkan Mutasi Rumput Gajah Lokal Berbiomassa Tinggi

Kelima, Menteri Kesehatan untuk melakukan penghitungan penurunan dampak kesehatan akibat pencemaran udara di Provinsi DKI Jakarta yang perlu dicapai sebagai dasar pertimbangan PJ Gubernur DKI dalam penyusunan strategi dan rencana aksi pengendalian pencemaran udara.

Keenam, Majelis Hakim untuk memutus perkara seadil-adilnya dengan meninjau segala fakta hukum yang ada baik selama berjalannya proses kasasi maupun fakta hukum lainnya.

Ketujuh, mengajak masyarakat yang domisili maupun beraktifitas di Jakarta agar untuk melakukan mitigasi polusi udara, seperti menggunakan masker, dan upaya perlindungan lainnya. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Citizen Law SuitDKI Jakartahak atas udara bersihIKNKoalisi IBUKOTAkualitas udara memburukpencemaran udara

Editor

Next Post
Sampah plastik aneka produk kemasan di perairan Sorong, Papua. Foto dok. G-PSK dan ESN

Aktivis Lingkungan Desak Pemda DIY Buat Regulasi Larangan Plastik Sekali Pakai

Discussion about this post

TERKINI

  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media