Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

La Nina Triple Dip Berulang hingga 2023, Waspada Penyakit Musim Penghujan

Tampaknya, fenomena La Nina masih berlanjut hingga awal 2023. Tak hanya ancaman bencana hidrometeorologi, melainkan perlu pencegahan penyakit musim hujan.

Selasa, 18 Oktober 2022
A A
Banjir Sintang, enam desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilanda banjir setinggi 2 meter. Foto Dok BNPB.

Banjir Sintang, enam desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilanda banjir setinggi 2 meter. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan fenomena La Nina “triple-dip” 2020-2023 (tiga tahun beruntun) menjadi ancaman bagi Indonesia dan banyak negara di dunia. Fenomena serupa pernah terjadi pada 1973 -1975 serta 1998-2001.

“Fenomena ini berpengaruh pada pola cuaca dan iklim di Indonesia. Seperti sebagian wilayah mengalami musim hujan lebih awal,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam acara Mini Symposium 17th Annual Indonesia – U.S. BMKG – NOAA Partnership Workshop secara virtual, 14 Oktober 2022. Selain Dwikorita, pembicara lain adalah Sidney Thurston, Andri Ramdhani, Mike McPhadden, Amsari Setiawan, dan Chidong Zhang.

Lalu, apakah La Nina itu? Dwikorita menjelaskan, La Nina adalah fenomena suhu permukaan laut (SML) di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang mendingin hingga di bawah kondisi normal.

Baca Juga: UNS Kembangkan Alarm Warna-Warni untuk Peringatan Dini Banjir Bagi Difabel

Sebaliknya, pendinginan SML di Samudra Pasifik itu diikuti menghangatnya SML di perairan Indonesia. Akibatnya, mendorong pertumbuhan awan awan hujan sehingga meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum.

Fenomena ini sudah dimulai pada pertengahan 2020 dan diprediksi tetap berlangsung hingga akhir 2022. Bahkan bisa berlanjut hingga awal 2023.

“Jadi diberi nama Triple Dip,” kata Dwikorita.

Triple Dip La Nina adalah fenomena unik. Masyarakat dan pemerintah pusat hingga daerah perlu mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, bandang, angin kencang, cuaca ekstrem, tanah longsor, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga 21 Oktober 2022, Ini Rekomendasi BMKG

Pola cuaca La Nina adalah salah satu dari tiga fase El Nino Southern Oscillation (ENSO). Ini mengacu pada suhu permukaan laut dan arah angin di Pasifik. Kondisi ini dapat beralih antara fase hangat yang disebut El Nino, fase yang lebih dingin dengan sebutan La Nina, dan fase netral.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKGEl NinoKepala BMKG Dwikorita KarnawatiLa NinaLa Nina Triple DipNational Oceanic and Atmospheric Administrationsuhu permukaan laut

Editor

Next Post
Bangkai gajah betina di kebun warga di Aceh Timur. Foto ppid.menlhk.go.id

Gajah Betina Mati di Aceh Timur Diduga Makan Bahan Pupuk

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media