Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Logam Tanah Jarang Lumpur Lapindo: Potensi Material Energi Hijau atau Kutukan Panjang?

Sejumlah kandungan logam ditemukan dalam lumpur Lapindo di Sidoarjo. Peneliti kampus menyebutnya kandungan logam tersebut potensi untuk bahan baku energi hijau. Aktivis lingkungan menyebutnya kandungan logam itu adalah kutukan karena menyebabkan sejumlah penyakit.

Rabu, 2 Februari 2022
A A
Lumpur Lapindo di Sidoarjo. Foto @WalhiJatim/twitter

Lumpur Lapindo di Sidoarjo. Foto @WalhiJatim/twitter

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami dapat belajar banyak mengenai cara eksplorasi dan eksploitasi logam tanah jarang dan material kritis,” kata Amien.

Kutukan panjang

Sementara Wahana Lingkungan Hidup Jawa Timur (Walhi Jatim) mengkritik pemberitaan sejumlah media massa yang menyebut temuan kandungan logam tanah jarang dalam lumpur Lapindo sebagai harta karun. Dalam utasan dadri status akun Twitter Walhi Jawa Timur @WalhiJatim yang diunggah 1 Februari 2022 menjelaskan, temuan berbagai jenis logam berat tersebut justru merupakan kutukan bagi warga Kecamatan Porong, Tanggulangin, dan Jabon yaang terdampak semburan lumpur dari 2006-2008.

Direktur Eksekutif Walhi Jatim Wahyu Eka S menjelaskan, hasil penelitian Walhi menunjukkan lumpur Lapindo mengandung logam berat jenis kadmium (Cd) rata-rata sebesar 0,30 mg/L dan timbal (Pb) sebesar 7,2876 mg/L. Volume logam berat tersebut disebut di atas batas aman bagi lingkungan yang ditentukan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 902 Tahun 2002.

Baca Juga: Pelarangan Ekspor Batu Bara Bukan Solusi, Harus Percepat Transisi Energi Terbarukan

Kemudian pada riset 2016, juga ditemukan kandungan logam berat tersebut pada tubuh udang sebagai biota Sungai Porong yang menjadi lokasi pembuangan lumpur. Kandungan timbalnya 40-60 kali di atas ambang batas aman, kandungan Kadmium 2-3 kali di atas ambang batas aman.

Kandungan timbal dan kadmium juga terdeteksi dalam sumur warga di Gempolsari di Kecamatan Tanggulangin dan Glagaharum di Kecamatan Porong. Kandungan Timbal 2-3 kali di atas ambang batas aman dan kandungan Kadmium 2 kali di atas ambang batas aman. Akibatnya, air sumur di sekitar semburan lumpur tak bisa dikonsumsi untuk minum.

Di sisi lain, banyak warga yang selama 15 tahun masih tinggal dan beraktivitas di seputaran tanggul. Dalam jangka panjang, kualitas kesehatan tubuh yang terkontaminasi logam berat akan menurun. Kandungan timbal diduga menyebabkan gangguan kronis pada ginjal dan memicu penyakit jantung. Sedangkan kandungan kadmium diduga menyebabkan gangguan ginjal dan kekakuan paru.

“Lalu apa masih layak disebut harta karun?” demikian bunyi poster Walhi Jatim dalam utasan akun twitternya. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ambang batas amanbateraienergi hijauginjaljantungkadmiumkendaraan listriklithiumlogam tanah jaranglumpur Lapindo SidoarjoSungai Porongtimbal

Editor

Next Post
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori. Foto BNPB.

Kepala BNPB Terima Utusan Khusus PBB Bahas Persiapan GPDRR 2022

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media