Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Membangun Peradaban Berbasis Pengurangan Risiko Bencana

Selasa, 26 April 2022
A A
Tim Siaga Desa (TSD) Tlogolele membantu Wahyudi mengevakuasi hewan ternaknya dalam simulasi kesiapsiagaan bencana erupsi Merapi, Selasa, 26 April 2022, dalam rangkaian memperingati HKB 2022. Foto Ist

Tim Siaga Desa (TSD) Tlogolele membantu Wahyudi mengevakuasi hewan ternaknya dalam simulasi kesiapsiagaan bencana erupsi Merapi, Selasa, 26 April 2022, dalam rangkaian memperingati HKB 2022. Foto Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diinisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana diperingati hari ini, Selasa, 26 April 2022. Puncak acara memperingati HKB 2022 dilaksanakan di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Memperingati HKB 2022, BNPB mengangkat tema: Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan, HKB menjadi salah satu ikhtiar bangsa dalam membangun ketangguhan bangsa dan peradaban yang berbasis pada pengurangan risiko bencana. Hal ini harus ditumbuhkan sejak dini di masyarakat dan peran kolaborasi dari seluruh komponen.

“Ini merupakan ikhtiar kita dalam membangun bangsa. Membangun peradaban berbasis pengurangan risiko bencana. Pembangunan karakter budaya sadar bencana yang terikat kuat sejak dini perlu kita tumbuhkan,” kata Suharyanto dalam sambutan pada puncak acara peringatan HKB 2022 di Balerante, Klaten, Selasa pagi.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Diminta Waspada Potensi Tsunami

Kesukesan dalam pelaksanaan rangkaian HKB 2022 ini tentunya tak lepas dari keterlibatan seluruh komponen, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas dan media massa.

Suharyanto melihat keterlibatan seluruh komponen dalam peringatan puncak HKB 2022 menjadi spirit jiwa persatuan dan penggugah rasa kemanusiaan demi tercapainya gerakan pengurangan risiko bencana.

Melalui momentum HKB 2022, Suharyanto menegaskan tidak ingin menjadi ajang seremonial belaka, namun harus menjadi tonggak semangat untuk bersatu dan berkolaborasi dalam membangun Indonesia yang tangguh bencana.

Baca Juga: Dukung Peringatan HKB 2022, Bunyikan Sirine Pukul 10 Pagi Besok

“Momentum ini bisa menjadi pembangkit spirit jiwa korsa kerelawanan. Penggugah rasa kemanusiaan yang lebih humanis dan gerakan pengurangan risiko bencana yang lebih masif lagi. Kami mengajak kita semua untuk berkolaborasi bersama untuk membangun Indonesia tangguh bencana, masyarakat tangguh bencana,” tegas Suharyanto.

Simulasi Evakuasi Bencana Alam

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBDesa Tlogolelehari kesiapsiagaan bencanaKabupaten BoyolaliKecamatan Seloperingatan HKB

Editor

Next Post
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Rekomendasi Vaksin Halal, Pemerintah Jadikan Sinovac sebagai Vaksin Booster

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 bertema “Bridging the Landscape: Readiness & Viability in Indonesia’s Net Zero Steel Ecosystem”, 7 Mei 2026. Foto ITB.Teknologi Hidrogen Menuju Ekosistem Baja Rendah Karbon di Indonesia
    In IPTEK
    Jumat, 8 Mei 2026
  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media