Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengembalikan Orangutan Tapanuli dari Desa Mardame ke Hutan Lindung Batang Toru

Orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis), satu dari tiga spesimen orangutan Indonesia, keluar dari kawasan habitatnya, Hutan Lindung Batang Toru Blok Barat, Sumatera Utara. Upaya mitigasi konflik orangutan dengan warga yang dilakukan BBKSDA Sumut bersama mitra kerjanya, terkendala areal yang berat.

Rabu, 21 September 2022
A A
Orangutan tapanuli dilaporkan berada di kawasan Desa Mardame, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Foto Google Earth.

Orangutan tapanuli dilaporkan berada di kawasan Desa Mardame, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Foto Google Earth.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Konflik Orangutan Tapanuli dengan Warga Sipirok Berakhir Menggembirakan

“Kondisi lapangan yang berbukit terjal dan lembah yang curam, sangat menyulitkan pergerakan tim. Akhirnya diputuskan melakukan pengusiran dan penghalauan dengan menggunakan petasan dan mercon. Dengan harapan orangutan tersebut kembali ke habitatnya di Hutan Lindung Batang Toru Blok Barat,” ungkap Lantas Hutagalung.

Selama pencarian keberadaan orangutan tersebut, tim menemukan sarang mawas tapanuli di kawasan Desa Mardame. Lantas Hutagalung mengatakan, sarang orangutan berada di ketinggian sekitar enam meter.

Dalam upaya penyelamatan orangutan tersebut, Resort KSDA Pelabuhan Laut Sibolga dan Bandara Pinangsori melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang perlindungan satwa liar yang dilindungi termasuk orangutan, yang diatur dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca Juga: Lapisan Ozon Diklaim Berangsur Pulih, Aktivis: Waspada Regulasi Solusi Palsu

Dalam penanganan kasus kemunculan orangutan di Desa Mardame, Lantas Hutagalung mengapresiasi kepala Desa Mardame dan Camat Sitahuis dan khususnya tim gabungan yang melakukan penghalauan.

“Dan berharap kerja sama ini dapat terus dilanjutkan di waktu-waktu yang akan datang,” imbuh Lantas Hutagalung. [WLC01]

Sumber: KSDAE KemenLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA SumutEkosistem Batang ToruHutan Lindung Batang Toru Blok BaratKabupaten Tapanuli Tengahkonflik orangutan dengan wargaOrangutan tapanulipenyelamatan orangutan

Editor

Next Post
Teknologi struktur terapung oleh Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Farid Putra Bakti, Ph.D. Foto itb.ac.id.

Farid Purna Bakti: Atasi Persoalan Lingkungan dan Energi dengan Teknologi Bahtera Nabi Nuh

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media