Sabtu, 2 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenang Prof. FX Arif Adimulja, Pionir Andrologi yang Membawa Viagra ke Indonesia

Viagra ditengarai menjadi obat untuk mengatasi disfungsi seksual laki-laki. Kehadirannya di Indonesia melibatkan peran Guru Besar Biologi Kedokteran Unair ini. Bagaimana kisahnya?

Senin, 7 Maret 2022
A A
Almarhum Prof. FX Arif Adimulja. Foto unair.ac.id.

Almarhum Prof. FX Arif Adimulja. Foto unair.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Baru-baru ini, pecinta kopi dibuat was was usai pengumuman dari BPOM yang menyebut ada sejumlah kopi saset yang mengandung Paracetamol dan Sildenafil. Salah satu merek dagang Sildenafil adalah viagra yang digunakan untuk mengatasi disfungsi seksual pada laki-laki. Terlepas dampak yang ditimbulkan apabila meminum kopi tersebut, ada kisah awal mula viagra masuk ke Indonesia.

Kisah itu dibawa oleh pakar sekaligus pionir andrologi di Indonesia, Guru Besar Biologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), almarhum Prof. FX Arif Adimulja yang meninggal dunia pada 1 Maret 2022. Salah satu saksi mata atas kiprah keilmuannya adalah Ketua Kolegium Andrologi Indonesia Doktor Hudi Winaso yang menjadi dosen di FK sejak 1986 dan bergabung dalam satu tim dengan almarhum.

Baca Juga: BMKG Identifikasi Sesar Baru Pascagempa Pasaman Barat

Almarhum merupakan sosok teladan. Lewat tangan dinginnya berhasil membuat jejaring internasional karena reputasinya. Salah satu penelitian besar yang dilakukan adalah tentang viagra yang pertama kali masuk ke Indonesia dan diteliti oleh tim FK Unair dan Universitas Indonesia (UI).

“Itu pada tahun 2000-an. Tim Unair termasuk Prof Arif dan saya,” terang Hudi yang juga Dekan FK Universitas Ciputra ini.

Penelitian itu melibatkan koordinasi tingkat Asia.

“Pemikirannya saat itu, viagra sudah boleh beredar di Singapura, tetapi belum boleh di Indonesia. Karena belum diketahui berapa dosis yang pas untuk digunakan di Indonesia,” papar Hudi.

Almarhum juga menggawangi penelitian besar mengenai kontrasepsi yang menggunakan hormonal melalui suntik. Penelitian itu melibatkan organisasi kesehatan dunia WHO.

Baca Juga: Didik S. Setyadi: Akar Masalah Konflik Rusia-Ukraina adalah Soal Minyak

“Kami harus keliling ke berbagai negara untuk melakukan penelitian dan koordinasi. Itu sekali lagi karena nama besar Prof Arif,” terang Hudi.

Almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif di forum-forum internasional. Namanya dikenal besar karena ia merupakan bimbingan profesor andrologi masyhur dari Leuven Belgia, Prof Omar Steno.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: andrologiBiologi Kedokterandisfungsi seksualFK UnairinfertilitasProf. FX Arif Adimuljaviagra

Editor

Next Post
Koord. PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Panjaitan. Foto maritim.go.id.

Sudah Vaksin Lengkap, Perjalanan Domestik Tidak Perlu Swab Antigen

Discussion about this post

TERKINI

  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media