Senin, 14 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menikmati Eksplorasi Keanekaragaman Biota Laut Pulau Hoga Malam Hari

Di bawah terang bulan purnama, pengunjung menyaksikan keindahan dan keunikan biota laut yang terperangkap di cekungan-cekungan air di ekosistem lamun (seagrass).

Rabu, 11 September 2024
A A
Summer course di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Foto Dok. IPB Universitas

Summer course di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Foto Dok. IPB Universitas

Share on FacebookShare on Twitter

Peserta juga antusias karena bisa menemukan ketam kenari atau ketam kelapa (Birgus latro) yang merupakan arthropoda darat terbesar di dunia. Kepiting ini dikenal kemampuannya mengupas buah kelapa dengan capitnya yang keras. Kepiting kelapa ini dilindungi melalui surat keputusan Menteri Kehutanan Nomor 12/KPTS-II/Um/1987, dan dikategorikan spesies yang jarang dan terancam punah ‘endangered species’ menurut International Union for Conservation of the Nature (IUCN) Red List.

Mahasiswa juga mengunjungi perkampungan suku Bajo Sampela di perairan sekitar Kaledupa. Hal ini sangat menarik antusiasme mahasiswa yang sangat penasaran dengan kehidupan suku Bajo yang sangat unik yakni bisa menyelam hingga 13 menit di dalam air tanpa alat bantu pernapasan. Summer course ini menjadi sangat terorganisasi berkat adanya kerja sama dengan pihak Operation Wallacea yang berkedudukan di Pulau Hoga.

“Kami akan lakukan summer course ini secara berkala setiap dua tahun sekali. Kami akan coba jajaki Raja Ampat sebagai next destination untuk summer course,” tutur collaborator dari VUW, Prof. James Bell.

Baca Juga: Happy Ferdiansyah, Stop Pelihara Burung Liar!

Meski sempat terhenti saat pandemi, ia berharap kegiatan summer course ini bisa memperkuat kerja sama akademik dan penelitian di bidang kelautan, terutama antara IPB University dan Victoria University of Wellington.

“Kegiatan summer course sangat menunjang sekali terhadap peningkatan inbound dan Indikator Kinerja Utama (IKU) Departemen ITK. Selain itu, kegiatan ini membangun atmosfer kerja sama internasional baik antara mahasiswa maupun dengan dosen yang ada di departemen kami,” tutur Ketua Departemen ITK IPB University, Syamsul Bahri Agus.

Sekretaris Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University Beginer Subhan menambahkan, summer course ini adalah program yang perlu dijaga keberlanjutannya. Ini merupakan summer course ke-5 dan ke-4 dengan New Zealand. Kerja sama ini sudah terjalin sejak tahun 2015 dan dinilai menunjang bagi pencapaian inbound mahasiswa asing ke Indonesia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Coral Triangle CenterIPB Universitykeanekaragaman biota lautterumbu karangWakatobi

Editor

Next Post
Warga delapan kabupaten di Jawa Barat menagih janji di KLHK, 11 September 2024. Foto Dok. Walhi.

Warga Jawa Barat Tagih Janji Pemenuhan Hak Atas Tanah di Kawasan Hutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media