Jumat, 11 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Migrasi Listrik 450 VA ke 900 VA Masih Wacana, Fokus Pendataan Subsidi

Jumat, 16 September 2022
A A
Ilustrasi instrumen listrik. Foto image4you/pixabay.com

Ilustrasi instrumen listrik. Foto image4you/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Ini Spesifikasi Kendaraan Listrik BRIN Ramah Lingkungan Tanpa Pengemudi

Soal wacana pengalihan pelanggan rumah tangga 450 VA menjadi 900 VA pertama kali muncul dalam Rapat Kerja Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR mengenai Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit dan Pembiayaan Dalam Rangka Pembahasan RUU APBN TA 2023 paa 12 September 2022.

Kementerian ESDM menyebutkan alokasi subsidi listrik tahun 2023 tidak ada pengurangan. Namun DPR menginginkan ada pengendalian subsidi listrik melalui pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran.

Usulan pengalihan tersebut masih memerlukan kajian dan pembahasan lebih detil, termasuk analisis cost and benefit. Rencana tersebut perlu dipastikan tidak memberatkan pelanggan yang menjadi sasaran.

Baca Juga: Kondisi Terkini di Kota Jayapura, Air Berangsur Surut, Listrik Kembali Menyala

Berdasarkan data Kementerian ESDM, subsidi listrik dinikmati sebagian besar dari semua pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang masuk dalam DTKS. Dari sekitar 24,3 juta pelanggan 450 VA, terdapat sekitar 9,5 juta yang masuk dalam DTKS. Dari 14,8 juta pelanggan 450 VA non-DTKS, telah dilakukan survei untuk 12,2 juta. Hasilnya, sekitar 50,1 persen berhak menerima subsidi dan sekitar 49,9 persen atau 6,1 juta ditengarai tidak tepat sasaran. Angka ini berpotensi bertambah sampai survei dilakukan seluruhnya.

Dalam Rapat Kerja Pemerintah dan Banggar DPR diputuskan pagu anggaran subsidi listrik Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp72,58 triliun. Asumsinya, kurs Rp14.800/US$ dan ICP US$90 per barel. Kebijakan subsidi listrik sesuai dengan Nota Keuangan RAPBN 2023 yang memuat sejumlah amanat. Pertama, subsidi listrik diberikan hanya untuk golongan yang berhak. Kedua, subsidi listrik untuk rumah tangga diberikan secara tepat sasaran bagi rumah tangga miskin dan rentan. Ketiga, mendorong pengembangan energi baru terbarukan yang lebih efisien. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banggar DPRKementerian ESDMlistrik 450 VAlistrik 950 VAmigrasi listrikpengalihan pelanggan listriksubsidi listrik

Editor

Next Post
Abu vulkanis dari letusan gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, yang mencapai ketinggian 2 Km mpdl pada Jumat, 16 September 2022. Foto Magma Indonesia.

Ini Rekomendasi Pasca Letusan Gunung Ili Lewotolok Setinggi 2 Km

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media