Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Neti Nurani: Bayi dengan Berat Lahir Rendah Berisiko Kena Diabetes dan Hipertensi

Ganguan metabolisme saat dewasa menjadi risiko bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Ibu yang mengandung perlu asupan nutrisi sehat sejak dini.

Sabtu, 5 Maret 2022
A A
Dokter Neti Nurani. Foto rskiabhaktiibu.com

Dokter Neti Nurani. Foto rskiabhaktiibu.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Status metilasi DNA global saat lahir tidak memengaruhi laju pertumbuhan dan status gizi pada enam bulan. Karbohidrat dan tingkat energi ASI pada 1-2 bulan memengaruhi laju pertumbuhan dan status gizi pada bayi prematur dan bayi berat normal,” kata Neti.

Baca Juga: Jika Tubuh Merasa Greges, Langsung Isoman

Ia mengukur status metilasi global bayi yang berasal dari persentase metilasi saat lahir. Selanjutnya data untuk penilaian tren pertumbuhan dipantau setiap bulan. Juga nutrisi status asupan menyusui atau tidak. Adapun data diet ibu selama kehamilan dan laktasi diperoleh dengan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ).

“Jenis kelamin bayi bayi, berat lahir, kandungan lemak, dan karbohidrat dalam ASI pada usia 1-2 bulan terkait dengan berat badan yang signifikan. Panjang lahir, energi, dan karbohidrat kandungan dalam ASI pada 1-2 bulan dan tinggi ibu secara signifikan terkait dengan panjang dalam rentang enam bulan,” papar Neti. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bayiberat lahir normalberat lahir rendahdiabetesgangguan metabolismehipertensiNeti Nuraniobesitas

Editor

Next Post
Ilustrasi berjemur. Foto avi_acl/pixabay.com.

Berjemur Membuat Mood Lebih Baik, Mengapa?

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media