Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pasis Seskoad Harus Siap Hadapi Ancaman Bencana di Daerah

Minggu, 19 November 2023
A A
Pasis Seskoad mendapat pembekalan ilmu kebencanaan di Bandung, 17 November 2023. Foto Dok. BNPB.

Pasis Seskoad mendapat pembekalan ilmu kebencanaan di Bandung, 17 November 2023. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan -data kejadian bencana dalam kurun waktu tiga tahun belakang, kejadian bencana di Indonesia terus meningkat. Per 10 November 2021 menunjukan data 2.340 kejadian bencana, per 10 November 2022 berjumlah 3.128 kali bencana, dan per 10 November 2023 naik lagi menjadi 3.354 kali bencana. Artinya, rata-rata kejadian bencana perhari ada sekitar 10 sampai 12 kali bencana.

Baca Juga: Permintaan Bantuan Hukum Penggugat Iklim Pulau Pari Dikabulkan Pengadilan Swiss

“Tetapi dampak bencana turun dari tahun ke tahun yang memperlihatkan hasil dari upaya pencegahan dan mitigasi,” jelas lulusan Seskoad pada 2003 itu.

Kemudian ada bencana non-alam, contohnya pandemi penyakit, seperti Covid-19. Suharyanto juga menuturkan pengalaman saat menjabat sebagai Ketua Satgas Penangananan Covid-19 dan Ketua Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Covid-19 sudah berakhir, sejak 21 Juni 2023 sudah masuk endemi dan sampai sekarang bisa terkendali. Indonesia diakui sebagai negara terbaik dalam penanganan Covid-19,” ujar dia.

Baca Juga: Analisis Gempa Kepulauan Sangihe 6,9 Magnitudo

Kemudian penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menimpa pada hewan ternak pada tahun 2022. Kasus menyebar cepat yang mengakibatkan ratusan ribu sapi, kerbau, kambing dan babi terjangkit. PMK saat itu jug turut berdampak pada ekonomi dan kepercayaan negara lain pada Indonesia.

Selain menangani bencana di Indonesia, BNPB juga terjun membantu penanganan bencana di negara lain. Termasuk mengirim bantuan kemanusiaan. Pada tahun 2022 sampai 2023, BNPB mengirim tim ke Pakistan saat banjir, Turkiye dan Suriah saat gempa, Vanuatu pasca kena angin topan, kemudian Myanmar dan Libya.

“Anda semua akan bertugas di satuan angkatan darat dan kepolisian. Pengetahuan ini dijadikan bekal. Ingat ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk menjaga keselamatan masyarakat, di antaranya keselamatan menghadapi bencana,” tegas jenderal bintang tiga itu. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bencana alambencana non alamCovid-19gempa Cianjurgempa PaluKepala BNPBPasis SeskoadPMK

Editor

Next Post
Dampak banjir bandang di Aceh Tenggara pada 13 November 2023. Foto Dok. BPBD Aceh Tenggara.

Banjir Bandang Banjir Lumpur di Sana Sini

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media