Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pelaku Transportasi dan Pengelola Wisata Utamakan Keselamatan Wisatawan, Ini yang Dilakukan

Wisata telah menjadi industri dan berperan strategis dalam perekonomian. Agar wisatawan berkunjung, tak hanya menyediakan destinasi menarik. Tapi harus memperhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanannya.

Senin, 2 Januari 2023
A A
Ilustrasi upaya menjaga kenyamanan transportasi wisata. Foto kemenparekraf.go.id

Ilustrasi upaya menjaga kenyamanan transportasi wisata. Foto kemenparekraf.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau pelaku perjalanan wisata dan pengelola destinasi wisata memperhatikan keselamatan para pengemudi transportasi wisata dan wisatawan untuk menyelenggarakan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Sandiaga pun menerbitkan surat edaran Menparekraf/Kabaparekraf Nomor SE/8/DI.01.01/MK/2022 tentang Keselamatan Transportasi Wisata dan SE/9/DI.01.01/MK/2022 tentang Penyelenggaraan Berwisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan di Daya Tarik Wisata tertanggal 26 Desember 2022.

“Karena industri pariwisata adalah sektor yang berperan strategis terhadap perekonomian Indonesia,” kata Sandiaga.

Ia berharap penyelenggaraan jasa transportasi dan pengelola destinas wisata mampu memberikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan kepada wisatawan. Sebab sektor ini juga berkaitan erat dengan sektor transportasi yang berperan aktif memobilisasi wisatawan ke berbagai destinasi wisata dan pulang ke tempat asalnya

Baca Juga: Hari Kedua 2023, Kota Jayapura Diguncang Gempa Dangkal Darat

“Jadi kami perlu dukungan dari berbagai pihak untuk bersama menjaga keselamatan wisatawan dan mengantisipasi kecelakaan transportasi dan wahana wisata,” imbuh Sandiaga.

Lantas apa saja yang perlu dilakukan?

Bagi pelaku transportasi wisata, pertama, harus melakukan pengecekan berkala terhadap unit transportasi yang ada dan memperhatikan perizinan yang ada. Kedua, memperhatikan jumlah penumpang agar tidak melebihi kapasitas. Ketiga, waspada akan info perubahan cuaca dan memperhatikan imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi bencana alam.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: KemenparekrafMenparekraf Sandiaga Unopelaku perjalanan wisatapelaku transportasi wisatapengelola destinasi wisatapengemudi transportasi wisatawisatawan

Editor

Next Post
Rakor penanganan banjir di Jawa Tengah dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin, 2 Januari 2023. Foto BNPB.

Ini Data Wilayah Banjir di Jawa Tengah Sebabkan Ribuan Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Konferensi pers PCS 2026 bertema “Dekolonisasi Konservasi: Menegaskan Kedaulatan Rakyat atas Pengetahuan dan Tata Kelola Keanekaragaman Hayati di Indonesia” di GIK UGM, 1 September 2026. Foto Dok. PCS 2026.PCS 2026: Menjaga Keanekaragaman Hayati Tak Bisa Lepas dari Menjaga Masyarakat Adat
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media