Rabu, 9 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penanganan Dampak Gempa Banten, Kepala BNPB Prioritas Keselamatan Masyarakat dan Akurasi Pendataan

Sabtu, 15 Januari 2022
A A
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam rapat koordinasi percepatan penanganan dampak gempa Banten, di Kantor Bupati Pandeglang, Sabtu, 15 Januari 2022. Foto BNPB.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam rapat koordinasi percepatan penanganan dampak gempa Banten, di Kantor Bupati Pandeglang, Sabtu, 15 Januari 2022. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan prioritas utama penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,6 di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, adalah keselamatan masyarakat.

Di samping itu, Letjen TNI Suharyanto meminta segera dibentuknya posko darurat bencana dan akurasi pendataan dampak gempa M 6,6 di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Hal ini disampaikan Kepala BNPB dalam rapat koordinasi penanganan dampak gempa di Kantor Bupati Pandeglang, pada Sabtu, 15 Januari 2022.

Baca Juga: Gerak Cepat Kepala BNPB Penanganan Dampak Gempa Banten

Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita melaporkan, sebanyak 1.100 rumah rusak yang meliputi 617 unit rusak ringan, 269 unit rusak sedang dan 214 unit rusak berat. Ada 13 gedung sekolah yang mengalami rusak sedang termasuk 14 fasilitas kesehatan, 3 kantor pemerintahan, 4 tempat ibadah dan 1 tempat usaha.

Gempa yang terjadi pada Jumat, 14 Januari 2022, menurut Bupati Pandeglang, ada sekitar 200 warga yang mengungsi akibat dampak gempa bumi. Namun, Irna memastikan bahwa sebagian besar mereka saat ini telah kembali ke rumah masing-masing.

“Mereka telah kembali ke rumah,” ungkap Irna.

Baca Juga: Pakar Kesehatan: Narasi Varian Omicron Tak Seganas Delta Jangan Bikin Masyarakat Terlena

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta pendataan dampak gempa M 6,6 mulai kerusakan bangunan, jumlah warga terdampak, kebutuhan dasar warga terdampak dan hal lain agar segera diselesaikan dan dimutakhirkan dengan baik, agar percepatan penanganan darurat dapat dilaksanakan secara maksimal dan tepat sasaran.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bupati Pandeglang Irna Narulitagempagempa BantenGempa bumigempa PandeglangKabupaten PandeglangKepala BNPBLetjen TNI SuharyantoProvinsi Banten

Editor

Next Post
Ilustrasi makanan vegetarian. Foto JillWellington/pixabay.com.

Ingin Berat Badan Ideal dan Sehat? Jangan Tiru Cara Diet Orang Lain

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media