Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penanganan Iklim dan Konservasi KLHK Proyeksi Anggaran 14,5 Miliar Dolar AS

Senin, 24 Juli 2023
A A
KLHK bersama delegasi USAID melepasliarkan empat individu orang utan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Provinsi Kalimantan Tengah. Foto ppid.menlhk.go.id.

KLHK bersama delegasi USAID melepasliarkan empat individu orang utan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Provinsi Kalimantan Tengah. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memproyeksikan anggaran sebesar 14,57 miliar dolar AS, penanganan perubahan iklim dan konservasi kawasan merupakan bagian agenda Indonesia Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

Pendanaan ini mendapat dukungan dari Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). Pasca-penandatanganan Perjanjian Bilateral Kerangka Kerja Bilateral FOLU Net Sink, Menteri Siti Nurbaya dan Administrator USAID Samantha Power. USAID akan berkontribusi hingga 50 juta dolar AS selama lima tahun guna mendukung tujuan iklim dan keanekaragaman hayati dalam agenda FOLU Net Sink 2030.

Perjanjian bilateral yang ditandatangani pada 17 Juli 2023, menurut Menteri Siti Nurbaya, tindak lanjut dari Fact Sheet Gedung Putih yang dibahas oleh Presiden Jokowi dan Presiden Biden di KTT G20 tahun lalu.

Baca Juga: Sebelas Strategi Wujudkan FOLU Net Sink 2030 dan Kolaborasi Lima Kementerian

KLHK menyatakan, ini menjadi MoU yang pertama dari sejumlah MoU bilateral lainnya yang mendukung FOLU Net Sink 2030.

Samantha Power menyatakan, USAID membantu upaya-upaya Indonesia yang telah berjalan dalam pencegahan degradasi hutan, rehabilitasi mangrove dan restorasi gambut, serta perlindungan satwa liar Indonesia.

“Dukungan ini akan melanjutkan upaya yang dilakukan Indonesia selama tujuh tahun terakhir untuk mengurangi deforestasi hingga hampir dua pertiga. Ini akan membantu melestarikan sumber daya vital yang diberikan oleh hutan Indonesia yang indah dan menakjubkan: penyerap karbon yang sangat penting untuk menstabilkan iklim,” kata Samantha Power.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FOLU Net Sink 2030Indonesia's FOLU Net Sink 2030kawasan konservasiKLHKMenteri Siti Nurbayaperubahan iklimUSAID

Editor

Next Post
Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.

Dampak TPA Piyungan Ditutup, Tumpukan Sampah di Kota Yogya Mulai Terlihat

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media